Mengenal Yesus Dan Petunjuk-Nya

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 10:23-30

RHEMA HARI INI
Yohanes 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Jihan tertawa-tawa geli melihat tayangan video pendek yang dikirim temannya. Nampak 3 orang bergantian berusaha memanggil sekawanan domba yang tengah merumput. Dengan berbagai macam suara mereka mencoba menarik perhatian domba-domba, tapi kawanan itu menoleh pun tidak. Mereka tetap saja asyik merumput. Giliran terakhir adalah sang gembala domba, hanya dalam hitungan detik kawanan domba yang tersebar di lapangan rumput itu merespon panggilan gembalanya dengan mengembik dan segera berdatangan mendekat. Wow, Jihan begitu terkesan melihatnya. Dan ketika gembala itu menghampiri kawanan domba, mereka mulai berbaris mengikuti langkah gembalanya. Jihan kagum domba-domba itu begitu mengenal dan hanya mau patuh pada suara gembalanya.

Jihan jadi teringat beberapa waktu lalu, ia nyaris menjadi korban penipuan seseorang yang mengatas namakan sahabatnya. Meminta sejumlah besar uang saat itu juga dengan alasan sahabatnya mengalami kecelakaan di luar kota. Jihan merasa aneh, tidak mungkin sahabatnya meminta hal seperti itu kepadanya. Jihan tahu persis sifat sahabatnya. Karena tidak bisa menghubungi lewat telepon, Jihan memutuskan pergi mendatangi rumah sahabatnya. Dan benar, sahabatnya baik-baik saja di rumah.

Pengenalan membuat kita yakin dan percaya sepenuhnya pada tindakan seseorang. Walaupun belum sepenuhnya memahami, tapi kita berani melangkah karena kita percaya. Dan pengenalan hanya bisa diperoleh dengan hubungan yang tulus dan intens. Bila kita mengenal Yesus dengan baik, kita akan mengerti maksud pengorbanan Yesus di kayu salib. Yaitu supaya Dia bisa menaklukkan maut dan dengan kuasa kebangkitan-Nya membangkitkan kembali jiwa dan roh kita dari kematian akibat dosa. Semua kutuk dan sakit penyakit telah ditanggung dan dibayar lunas oleh Yesus, membuat kita bisa mengalami mujizat kesembuhan Ilahi. Sebab Tuhan begitu mengasihi kita dan kesehatan kita berarti dimata-Nya. Dengan tubuh yang sehat kita akan bisa melayani dan bekerja bagi Tuhan. Tugas kita adalah menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Kenali Tuhan dengan baik maka kita akan bisa mendengar petunjuk serta tuntunan-Nya. (PF)

RENUNGAN
Sebagai murid-murid Yesus, kita harus bisa MENGENAL YESUS, dan mengenal segala PETUNJUK serta TUNTUNAN-NYA.

APLIKASI
1. Coba periksa diri Anda, seberapa kenalkah Anda dengan Tuhan Yesus?
2. Apakah selama ini Anda sudah meresponi dengan baik panggilan-Nya dalam hidup Anda?
3. Apa dampak kuasa kebangkitan Yesus yang sudah Anda alami?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus gembalaku yang baik, Engkau rela memberikan nyawa-Mu bagi kami domba-dombaMu. Kuasa kebangkitan-Mu telah membangkitkan iman percaya kami. Tak ada sakit yang tak bisa Kau sembuhkan, tak ada kesukaran yang tak bisa dimenangkan bila Kau yang memimpin langkah kami. Terimakasih Tuhan, didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.