Menghindari Kesalah Pahaman

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 28 Juli 2016

BACAAN HARI INI
Efesus 4:1-16

RHEMA HARI INI
Efesus 4:16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, —yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota—menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Rien merasa kesulitan dalam mengatur waktunya. Kesibukannya di kantor harus terbagi dengan urusan rumah tangganya, sejak pembantu yang biasa menangani semua urusan anak-anak dan rumahnya harus pulang ke kampungnya. Setiap beberapa waktu sekali Rien mengecek keadaan rumah via telpon, belum lagi pekerjaan di kantor yang menumpuk. Sepulang kantor, masih harus memberihkan rumah, menyiapkan makan malam, mengecek keperluan sekolah, dll. Rien sangat kelelahan dan dia benar-benar membutuhkan suaminya untuk ada disampingnya. Tapi selama ini Rien tidak pernah sekalipun meminta bantuan dan selalu mengatakan saya bisa melakukannya sendiri. Rien berpendapat bahwa seharusnya suaminya membantunya tanpa diminta, seharusnya suaminya tahu tanpa harus diberitahu. Sampai suatu ketika Rien benar-benar kelelahan dan dia menangis menumpahkan semuanya dihadapan suaminya. Suaminya dengan lembut mengatakan bahwa dia selalu siap membantu, hanya saja selama ini Rien selalu terlihat lebih senang mengerjakannya sendiri dan suaminya tidak mengerti jika sesungguhnya istrinya membutuhkan bantuan. Setelah Rien dan suami nya berbicara, mereka membuat kesepakatan bahwa Rien akan belajar meminta tolong apabila Rien membutuhkan bantuan dan suaminya akan belajar lebih peka terhadap istrinya.

Hari-hari selanjutnya, mereka lakukan semua pekerjaan bersama-sama. Komunikasi yang selama ini jarang terjadi diantara keduanya mulai terjalin. Suaminya sangat bangga jika istrinya minta tolong kepadanya, Rien juga senang karena anggapannya selama ini salah. Hubungan diantara keduanya membaik bahkan mereka semakin kompak satu sama lain melewati masa-masa dimana mereka tidak memiliki pembantu.

Seberapa sering dalam hidup sehari-hari Anda mengalami hal yang serupa. Anda menganggap bahwa pasangan Anda seharusnya tahu tanpa Anda perlu mengatakan kepadanya. Bahwa seharusnya pasangan Anda lebih peka. Hari ini Tuhan mengingatkan tentang arti pentingnya sebuah komunikasi dalam keluarga, salah satunya adalah dengan saling mengungkapkan lewat kata-kata ketika membutuhkan petolongan satu sama lain. Permintaan tolong yang tulus lewat kata-kata justru akan membuat pasangan Anda merasa Anda membutuhkannya dan itu baik. Dan bukankah itu adalah awal dari sebuah keberhasilan keluarga Anda ketika ada kerjasama yang baik dan saling menolong, saling menopang dan saling membantu? Keluarga Anda semakin kompak, dan nama Tuhan dipermuliakan!

RENUNGAN
Meminta tolong dengan baik akan MENGHINDARKAN BANYAK KESALAHPAHAMAN dalam keluarga.

APLIKASI
1. Sudahkan Anda selalu membagi beban Anda kepada pasangan Anda melalui kata-kata yang baik? Bagaimanakah cara Anda meminta tolong kepada pasangan Anda?
2. Berdoalah kepada Tuhan dengan mengajak pasangan Anda dan mintalah supaya Tuhan terus mengikat Anda dan pasangan Anda dengan kasihNya!

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, terimakasih atas pribadi yang Kau tempatkan disisiku sebagai pasanganku. Ajari kami untuk terus mengenakan kasih sehingga kami bisa saling menopang, saling membantu dan namanu dipermuliakan melalui hidup keluarga kami. Dalam nama Tuhan Yesus, amin!

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ibrani 11-13