Mengimajinasikan Firman Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 1:21-27

RHEMA HARI INI
Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Tidak ada yang meragukan kecintaan Leila terhadap Tuhan. Setiap minggu ia pergi ke gereja dan ikut pelayanan. Ia pun tak pernah lupa membaca Alkitab setiap hari. Namun, setelah sekian tahun, Leila kerap kali menemukan imannya semakin melemah. Kini ia lebih mudah kuatir dan terbawa emosi ketika menemui permasalahan, terutama dalam pekerjaannya. Pembelaan Tuhan yang dinanti-nantikannya seakan semakin menjauh dari hidupnya. Dalam keputusasaan, ia mendatangi KKS-nya untuk meminta nasihat. Setelah Leila selesai bercerita, KKS-nya bertanya, “La, kakak mau tanya … kamu sudah bisa mengampuni teman sekantormu yang katanya menusukmu dari belakang?” Leila menjawab, “Masih proses, Kak. Aku masih kesal liat wajahnya, jadi kami hanya bicara soal pekerjaan saja sekarang.” Mendengar itu sang KKS berkata, “Tapi La, itu kan sudah dua tahun lalu.”

Sama seperti Leila, setiap hari kita bersentuhan dengan firman. Kita mungkin hafal banyak firman dan tahu apa yang Tuhan ingin kita lakukan dalam berbagai situasi. Namun, ketika seseorang berbuat kesalahan kepada kita, saat kita terlibat dalam permasalahan besar, atau sewaktu kita didera sakit-penyakit yang tak kunjung sembuh, kita lebih dikuasai oleh perasaan kita dibandingkan iman kita terhadap Tuhan. Mempraktikkan firman Tuhan memang tak selalu mudah. Semua yang Tuhan perintahkan seolah bertolak belakang dengan logika. Kita pun ragu berjalan dalam firman. Akibatnya, manusia rohani kita melemah dan apa yang semula kita imani memadam.

Ya, manusia rohani kita tidak akan pernah bertumbuh bila kita hanya mendengar atau sekedar tahu firman. Kita harus berani dan rela menyalibkan daging kita. Percayalah, ketika kita memutuskan untuk taat sepenuhnya, saat itulah Tuhan akan turun tangan dan memampukan kita. Dia sanggup mengerjakan lebih dari yang kita inginkan dan pikirkan (1 Kor. 2:9). Kuatkan iman kita dan jadilah raksasa-raksasa iman yang hidup berkemenangan. (PF)

RENUNGAN
Manusia rohani kita TIDAK AKAN BERTUMBUH jika kita hanya BANYAK MENDENGAR saja tapi TIDAK MENJADI PELAKU FIRMAN

APLIKASI
1. Sudahkah Anda benar-benar melakukan firman dalam hidup Anda, atau masih ada yang belum bisa Anda kerjakan?
2. Apa yang menghalangi Anda untuk taat pada firman? Sebutkan alasannya.
3. Apa yang harus kita lakukan untuk bisa menjadi pelaku firman?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ampuni kami jika kami kurang percaya pada-Mu dan menipu diri kami sendiri, mengira kami mampu dan tahu apa yang baik untuk kami lakukan. Sekarang kami nyatakan, kami mau taat dan percaya penuh kepada-Mu, kami akan melangkah sesuai firman-Mu. Mampukan dan teguhkan iman kami, sebab hanya Engkau lah jalan kebenaran dan hidup.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.