MENGUATKAN HATI DALAM KONDISI YANG BERAT DAN MENANTANG (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Raja-Raja 19-20
Lukas 23:1-25

BACAAN HARI INI
Yesaya 50:4-11

RHEMA HARI INI
Yesaya 50:7 Tetapi Tuhan ALLAH menolong aku; sebab itu aku tidak mendapat noda. Sebab itu aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu, bahwa aku tidak akan mendapat malu.

Dambaan dari setiap pasangan yang menikah adalah hadirnya keturunan dalam rumah tangga mereka. Demikian juga dengan Zakharia dan Elisabeth. Namun, kenyataan tidak berpihak kepada mereka. Hingga masa tuanya, mereka belum dikaruniai anak satu pun. Padahal, baik Zakharia dan Elisabeth adalah keturunan imam, yang tentunya berharap memiliki keturunan yang luar biasa. Elisabeth pun pasti merasa sedih dan sangat menginginkan anak seperti kebanyakan wanita pada umumnya.

Menyandang status imam, Zakharia yang sering berada di rumah Tuhan tidak menyia-nyiakan waktunya. Setiap hari ia selalu memohon dan meminta kepada Tuhan agar diberikan keturunan. Di tengah keadaan yang tidak menentu dan tanpa kepastian, Zakharia tidak henti-hentinya terus berdoa kepada Tuhan, memohon belas kasihan Tuhan atas keluarganya. Hingga satu kali, malaikat Tuhan datang menampakkan diri kepada Zakharia dan berkata: “Jangan takut, doamu telah dikabulkan!” Meskipun awalnya Zakharia ragu akan jawaban Tuhan, tetapi akhirnya Tuhan menggenapi janji dan memberikan mereka keturunan yang hebat, yaitu Yohanes Pembaptis.

Jikalau saat ini kita juga sedang berada dalam kondisi yang tidak menentu dan bahkan menantang, seolah tidak ada jalan keluar, tetaplah kuatkan hati kita. Jangan tawar hati dan teruslah teguhkan iman percaya kita. Ketahuilah bahwa kondisi yang berat Tuhan izinkan terjadi agar kita bisa belajar semakin percaya kepada-Nya. Justru dalam kondisi yang berat, kondisi yang menantang, kita perlu menguatkan hati. Justru ketika keadaan penuh masalah dan semuanya kacau, saat itulah kita butuh menguatkan iman kita. Dalam momen menjelang Natal ini, marilah kita semakin menguatkan iman dan hati kita kembali. Seperti Zakharia, sekalipun sudah tua, sekalipun rasanya sudah terlambat, sekalipun sudah di penghujung tahun, Tuhan tetap bisa kerjakan mujizat yang luar biasa. Percayalah jikalau hati dan iman kita makin kuat, maka kemuliaan Tuhan yang terpancar juga akan semakin terang, jauh dari sebelumnya. (LEW)

RENUNGAN
Justru dalam KONDISI YANG BERAT dan menantang, kita perlu MENGUATKAN HATI dan meneguhkan iman.

APLIKASI
1. Apakah Anda sedang berada dalam kondisi berat dan menantang? Ceritakan!
2. Mengapa Anda harus menguatkan hati dan meneguhkan iman di tengah kondisi berat dan menantang yang Anda alami?
3. Bagaimana cara Anda agar Anda kuat menghadapi kondisi yang Anda hadapi saat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, mampukanlah kami untuk selalu menguatkan hati dan meneguhkan iman di tengah kondisi yang sedang kami hadapi saat ini. Kami percaya, kami akan mengalami kemuliaan yang lebih terang dari sebelumnya bersama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”