Mengubah Kesepian Menjadi Kebersamaan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Efesus 2:14-22

RHEMA HARI INI
Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,

Dengan berat hati Nini menerima penugasan untuk memimpin kantor cabang yang baru saja dibuka. Bukannya tidak bersyukur atas promosi yang ia dapatkan, tetapi tempatnya di kota kecil dan ia tidak punya kenalan sama sekali di sana. Tempat tinggal yang disediakan perusahaan pun berada di sebuah kompleks yang penduduknya jarang kelihatan. Minggu-minggu pertama ia pindah, ia merasa sangat kesepian, sehingga ia berpikir untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sampai suatu hari, salah seorang anak buahnya mengajaknya beribadah di gereja tempat ia melayani. Awalnya Nini canggung, tetapi lama-kelamaan, rasa kekeluargaan yang ada dalam gereja itu membuat Nini mulai aktif mengikuti setiap kegiatan, bahkan ikut dalam kelompok sel. Sejak itu, ia semakin bersemangat menjalani tugasnya di kota itu.

Mungkin saat ini kita juga sedang merasa kesepian seperti Nini. Mungkin kita sedang menempuh pendidikan, bekerja, atau melayani di daerah yang jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat kita. Bila saat ini kita merasa kesepian, jangan pernah cari pelarian ke orang yang salah, yang justru bisa menjerumuskan kita ke dalam dosa.

Segera cari komunitas rohani yang akan membawa kita pada hal-hal yang positif. Bila belum bergabung dengan gereja lokal mana pun, segeralah cari gereja yang bisa membuat iman kita semakin bertumbuh. Bergabunglah dalam kelompok sel, dalam kebersamaan, kita akan menemukan sukacita saat bersekutu dengan saudara seiman. Di kelompok sel kita bisa saling mendoakan dan menguatkan, sehingga kita terus bertumbuh dalam Tuhan. Percayalah, saat kita sudah menemukan keluarga rohani kita, maka kesepian kita akan berubah menjadi kebersamaan yang indah dalam Tuhan.

RENUNGAN
Bergabunglah dengan sebuah GEREJA LOKAL dan ikut KELOMPOK SEL, Tuhan akan mengubahkan kesepian kita menjadi KEBERSAMAAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda merasakan kesepian meskipun berada di tengah-tengah banyak orang?
2. Mengapa Anda perlu bergabung dalam sebuah komunitas rohani?
3. Apa komitmen Anda agar tidak merasa kesepian lagi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih sudah mengingatkan kami pentingnya untuk memiliki keluarga rohani. Tuntun kami, ya Bapa, untuk menemukan komunitas rohani yang akan membuat kami semakin bertumbuh di dalam-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.