Mengubah Kesepian Menjadi Keintiman Dengan Tuhan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 11:25-30

RHEMA HARI INI
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Saat hendak pulang usai mengantar putranya untuk kuliah di Amerika, Pastor Obaja sempat merasa sedih memikirkan bagaimana nantinya di lingkungan yang baru anaknya akan merasa kesepian karena jauh dari orang-orang yang dicintainya. Namun Roh Kudus meyakinkan bahwa Ia sendiri yang akan mendidik, menjaga dan melindungi anaknya dalam kesendiriannya. Dan ternyata benar, Pastor Jonatan berhasil menyelesaikan kuliahnya lebih cepat dari yang seharusnya dan mengalami sendiri keintiman dengan Tuhan selama masa belajarnya.

Di saat kita merasa ada di tempat yang asing, di lingkungan yang asing, dengan orang-orang yang asing, sehingga kita kesepian; justru itulah momen yang terbaik untuk kita mendekat dengan Tuhan. Disaat seperti itulah justru kita bisa menemukan bahwa Tuhan itu cukup bagi kita, dan kasih-Nya sanggup memenuhi setiap ruang kosong di dalam hati kita.

Inilah yang akan membawa kita masuk dalam hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan dan Tuhan akan bawa kita masuk dalam pengalaman-pengalaman yang indah: Tuhan akan memberikan pewahyuan dan rhema yang sangat dalam, Tuhan akan mengurapi kita dengan pengurapan yang sangat spesial, Tuhan akan memberikan arti hidup baru yang jauh lebih bernilai dari apapun di dunia ini, Tuhan akan membaharui kekuatan kita dan menyegarkan kita dengan Roh Kudus-Nya. Orang-orang yang bisa menggunakan momen kesepiannya menjadi keintiman dengan Tuhan akan mengalami kedalaman hubungan yang tidak dialami oleh orang lain.

RENUNGAN
Ketika kita MENGUBAH KESEPIAN menjadi KEINTIMAN dengan Tuhan, Dia akan MEMULIHKAN, MENYEGARKAN, dan MENGUATKAN kita kembali.

APLIKASI
1. Adakah situasi yang menyebabkan Anda merasa kesepian saat ini?
2. Sudahkah Anda menggunakan situasi tersebut untuk membangun persekutuan yang intim denganNya?
3. Sudahkah Anda menyadari kasihNya yang ajaib mampu mengubah perasaan kesepian Anda menjadi suatu sukacita ilahi yang memulihkan, menguatkan dan menyegarkan kembali?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami buka hati saat ini untuk menerima jamahan kasihMu yang ajaib atas segala pergumulan dalam hidup kami. Kami percaya pemulihan, kesegaran, dan kekuatan yang baru kami sudah terima dalam namaMu Tuhan kami Yesus Kristus. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.