Mengundang Sang Penyembuh

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 3:22-36

RHEMA HARI INI
Yohanes 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Suatu hari seorang pengendara mobil T-Ford mendapati mobilnya mengalami kerusakan sehingga mogok di tengah perjalanan. Ia yang sudah berpuluh-puluh tahun berprofesi sebagai montir dan telah menangani banyak mobil merasa optimis bahwa ia pasti bisa membetulkan kembali mobilnya sehingga bisa berjalan kembali. Namun setelah hampir satu jam ia mengutak-atik mesin mobilnya, mobil T-Ford itu tidak juga bisa hidup dan berjalan.

Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di sampingnya, seorang kakek tua bertanya kepadanya, “Ada masalah apa dengan mobil T-Fordmu?” Sang montir dengan agak enggan menjawab, “Yaaaah… aku tidak tahu, tapi mobil ini tidak bisa hidup.” Lalu sang kakek turun dari mobilnya dan berkata, “Coba aku lihat.” Sang montir membiarkan saja kakek tua itu melihat mesin mobilnya, meskipun dalam hatinya ia sangat tidak yakin sang kakek mampu menghidupkan mesin mobilnya. Namun ternyata, tidak sampai 15 menit kemudian mesin mobilnya tiba-tiba bisa hidup, dan ketika dicoba, mobil itu bisa berjalan dengan baik. Sang montir heran lalu bertanya, “Maaf, siapakah Anda?” Sang kakek dengan santai menjawab, “Saya Henry Ford, pencipta mobil ini.”

Seperti kisah mobil mogok diatas yang bisa diperbaiki oleh penciptanya, demikian juga tubuh kita yang sakit bisa disembuhkan oleh Sang Pencipta kita. Namun sebelum kita disembuhkan, Sang Penyembuh harus ada dalam hidup kita terlebih dahulu. Artinya, kita harus dengan sengaja mengundang Tuhan Yesus untuk masuk dalam hidup kita, supaya Ia bisa bekerja secara nyata atas hidup kita serta menyembuhkan semua sakit penyakit kita. Hari ini, jika Anda belum pernah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, segeralah ambil tindakan untuk menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup Anda. Jadikan Dia Tuhan yang mengatur serta menguasai seluruh hidup Anda. Serahkan diri Anda dalam kendali-Nya sepenuhnya, maka Ia akan menyembuhkan sakit Anda dan memberikan berkat kesehatan bagi hidup Anda.

RENUNGAN
Sebelum kita disembuhkan, SANG PENYEMBUH harus ADA DALAM HIDUP KITA terlebih dahulu.

APLIKASI
1. Percayakah Anda bahwa Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan Anda?
2. Mengapa kita harus mengundang Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat sebelum kita bisa menerima berkat kesembuhan?
3. Perubahan apa yang Anda harapkan saat Anda mengundang Sang Penyembuh itu dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mengundang Engkau untuk masuk dalam hati kami. Jadilah Tuhan serta Juruselamat dalam hidup kami. Kami menyerahkan hidup kami sepenuhnya ke dalam tangan-MU. Kami percaya mujizat kesembuhan pasti akan kami alami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.