Meninggalkan Zona Nyaman

RHEMA HARI INI
Pengkotbah 11 : 4    “Siapa senantiasa memperhatikan angin tidak akan menabur; dan siapa senantiasa melihat awan tidak akan menuai.”

Pierre Teilhard de Chardin mengisahkan tentang sekelompok orang pendaki gunung yang sedang dalam perjalanan mendaki sebuah gunung. Mula-mula mereka masih berada dalam satu rombongan, berjalan bersama mendaki gunung. Namun setelah setengah perjalanan pendakian, maka rombongan itu telah terbagi menjadi 3 kelompok. Kelompok yang pertama: yaitu mereka yang merasa lelah, kecewa, dan menyesal, lalu mereka ini memutuskan untuk turun dan pulang kembali. Kelompok kedua: adalah mereka yang merasa cukup senang dan telah merasa puas bisa tiba di tengah pendakian, mereka berpikir – untuk apa mendaki lebih tinggi lagi, mereka ini lalu mendirikan kemahnya disana. Sementara itu kelompok ketiga: adalah mereka pendaki gunung sejati, yang terus mendaki sampai ke puncak dan berjuang dengan sekuat tenaga sehingga mereka dapat menaklukan puncak gunung itu.

Zona nyaman terbentuk ketika kita tak mau lagi berjuang dan merasa puas atas pencapaian yang kita raih sebelum kita benar-benar mencapai goal kita yang sebenarnya. Melalui renungan kita hari ini, kita bisa menganalogikan ketiga kelompok pendaki gunung dengan diri kita. Tahukah Anda bahwa dalam perjalanan hidup ini, sadar atau tidak sadar kita termasuk di dalam salah satu dari antara ketiga sikap tersebut ? Kepuasan dan ketidakmauan untuk berjuang lebih keras hanya akan membuat kita mencapai hasil yang rata-rata saja. Padahal sebagai anak-anak Tuhan, kita diciptakan untuk LEBIH dari seorang pemenang. Dalam menanggapi visi ilahi atas hidup kita, ketika kita bersedia MENINGGALKAN KENYAMANAN kita, maka Tuhan akan gantikan dengan urapan dobel porsi, visi dan rencana Tuhan yang jauh LEBIH BESAR! Pertanyaan yang perlu kita renungkan hari ini, masuk dalam kelompok yang manakah Anda dalam mencapai visi Tuhan atas hidup ini ?

RENUNGAN
Ketika kita bersedia MENINGGALKAN KENYAMANAN kita, maka Tuhan akan gantikan dengan urapan dobel porsi, visi dan rencana Tuhan yang jauh LEBIH BESAR!

APLIKASI
1. Evaluasi diri kita, apakah selama ini kita sudah maksimal dalam memperjuangkan hidup kita untuk menggenapi rencana-Nya ?
2. Apa saja yang akan Anda lakukan mulai hari ini untuk hidup maksimal dalam menggenapi rencana-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, mampukan kami oleh Roh-Mu yang Kudus sehingga setiap kami tak berpuas diri dengan pencapaian kami selama ini. Kami mau benar-benar menanggapi panggilan-Mu dalam hidup kami dan masuk dalam rencana-Mu yang dahsyat! Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amen!