Meningkatkan Level Doa Puasa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Raja-Raja 19:1-8

RHEMA HARI INI
1 Raja-Raja 19:8 Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Seorang gembala sebuah gereja mengalami masalah yang cukup serius dalam pelayanannya. Keuangan gereja mulai kritis, kesalahpahaman di antara para pelayan semakin meruncing, bahkan beberapa jemaat mulai pindah ke gereja lain. Di tengah keputusasaannya, Tuhan mengingatkannya tentang doa puasa yang selama ini ia jalani. Ternyata, selama ini ia kurang sungguh-sungguh dalam menjalankan doa puasa. Singkat cerita, akhirnya gembala ini mengambil komitmen untuk meningkatkan waktu dan kesungguhannya dalam berdoa puasa. Akhirnya, Tuhan mulai memulihkan pelayanannya. Bahkan, pelayanannya sekarang jauh lebih luar biasa dibandingkan sebelumnya.

Dalam pelayanannya, Nabi Elia juga pernah mengalami keputusasaan sampai-sampai ia berdoa minta mati saja (1 Raj. 19:4). Namun, setelah menjalani puasa selama empat puluh hari empat puluh malam lamanya, akhirnya Elia mendapatkan kekuatan baru dari Tuhan dan ia kembali menjalankan apa yang difirmankan-Nya, bahkan melakukan perkara-perkara yang lebih besar dari sebelumnya.

Sebagai orang percaya, kita tahu bahwa kita memiliki urapan untuk berkuasa. Namun, apakah kita sudah menyadari sejauh apa urapan itu bekerja dalam hidup kita? Apakah saat ini kita masih belum bisa menyelesaikan masalah-masalah dalam pekerjaan, keluarga, bahkan pelayanan kita? Apakah saat kita diminta untuk mendoakan orang lain yang sedang sakit atau berbeban berat, tidak terjadi apa pun pada orang tersebut, padahal kalau kita mendoakan masalah kita, selalu bisa selesai? Coba cek kehidupan doa puasa kita. Bagaimana kita menjalani doa puasa kita selama ini. Apakah masih sering bolong-bolong atau hanya sekedar rutinitas karena ada jadwal dari gereja? Bila hal itu benar adanya, segera minta ampun pada Tuhan dan ambil komitmen untuk lebih lagi meningkatkan level doa puasa kita. Percayalah, saat level kedalaman doa puasa kita semakin meningkat, maka itu akan menarik urapan berkuasa yang lebih dahsyat terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
TINGKATKAN level doa puasa kita, KEDALAMAN dan KOMITMEN kita dalam DOA PUASA akan MENARIK level urapan berkuasa YANG LEBIH DAHSYAT.

APLIKASI
1. Apakah Anda rindu level urapan berkuasa yang Anda miliki saat ini meningkat?
2. Bagaimana kedalaman dan komitmen Anda selama ini dalam doa puasa?
3. Apa komitmen Anda saat mengetahui bahwa level doa puasalah yang meningkatkan urapan berkuasa yang Anda miliki?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk urapan berkuasa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami. Kami mau berkomitmen meningkatkan level doa puasa kami, supaya level urapan berkuasa yang kami miliki meningkat dengan dahsyat bagi hormat dan kemuliaan nama-Mu.
Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.