MENJADI ANAK EMASNYA TUHAN

RHEMA HARI INI

Yesaya 49:8 Beginilah firman TUHAN: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau, menjadi perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sunyi sepi,

Selama ia bersekolah, Mimi selalu menjadi anak emas para guru yang mengajar di kelasnya. Selain cerdas, Mimi juga adalah seorang anak yang aktif dan tidak malu ataupun segan bertanya jika ada tugas yang belum jelas. Jika anak yang lain memilih diam dan malah tidak mengerjakan tugas, Mimi justru berusaha menemui atau menghubungi guru, dan menanyakan perihal tugas yang diberikan. Sehingga Mimi segera bisa mengerjakannya dengan benar. Karena itulah, para guru sangat menyayangi Mimi dan menjadikannya contoh teladan bagi teman-temannya.

Para guru pada dasarnya selalu bersikap adil dalam mengasuh dan mendidik anak-anak yang dipercayakan kepada mereka. Seorang guru tidak pernah tanpa alasan memberi perhatian dan kasih sayang dalam porsi lebih kepada anak tertentu. Kecuali jika anak tersebut memang memiliki suatu kelebihan. Seperti Mimi tadi contohnya, sikapnya yang kooperatif dan sigap menanggapi, membuat para gurunya merasa sangat terbantu. Tidak seperti anak lain yang harus dikejar-kejar dan diingatkan terus supaya membuat tugas, Mimi tanpa harus di suruh, sudah sadar dengan sendirinya. Hal inilah yang mau tidak mau membuat para guru menaruh kasih sayang kepadanya.

Demikian pula dengan Tuhan kita. Dia tidak memilih anak emas-Nya, sebab Dia adalah Bapa yang Maha Adil. Kita semua berkedudukan sama di mata-Nya. Sikap kita sendirilah yang membuat Tuhan, mau tidak mau, menjadikan kita anak emas-Nya. Jika sebagai anak, kita selalu patuh dan mengerjakan apa yang Bapa kita inginkan, tanpa banyak mengeluh dan sukacita, bagaimana hati seorang Bapa tidak akan tersentuh? Hati seorang Bapa juga tahu, anak mana yang berusaha menyenangkan hati-Nya dan selalu ingin dekat dengan-Nya. Saat kita menjadi anak emas Tuhan, kita tak akan bisa membayangkan, seberapa besar ekstra porsi pengurapan, berkat, kasih karunia dan segala yang baik yang di berikan-Nya pada kita. (PF)

RENUNGAN

Tuhan tidak memilih anak emas-Nya, SIKAP KITA sendirilah yang MEMBUAT KITA BISA DIPILIH TUHAN MENJADI ANAK EMAS-NYA atau tidak.

APLIKASI

1. Sikap yang bagaimana, yang membuat Anda tidak bisa tidak, menjadikan seseorang anak emas atau kesayangan Anda?
2. Sudahkah Anda sebagai anak-anak Tuhan bersikap yang menyenangkan hati-Nya? Apa saja contohnya?
3. Apa komitmen Anda, untuk menjadikan diri Anda anak kesayangan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami percaya Engkau sangat mengasihi kami semua anak-anak-Mu. Tetapi lebih dari semua, kami ingin menjadi anak kesayangan-Mu. Kami akan selalu berusaha menyenangkan hati-Mu dalam segala tindakan dan ucapan kami. Tolong kami ya Roh Kudus, ajarkan kami bagaimana kami harus bersikap. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!