Menjadi Besar Diluar Dan Didalam

BACAAN HARI INI
Keluaran 2:11-22

RHEMA HARI INI
Keluaran 2:14 “Tetapi jawabnya: “Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?” Musa menjadi takut, sebab pikirnya: “Tentulah perkara itu telah ketahuan.”

Di dalam novel Gone With The Wind, calon ipar laki-laki Scarlett O’Hara menyampaikan pidato pemakaman untuk ayahnya. “Tidak ada satupun yang datang dari luar dapat mempengaruhinya. Ia tidak takut terhadap pemerintah Inggris, saat mereka berniat untuk menggantungnya, ia pergi begitu saja dan meninggalkan rumah. Ketika ia datang ke negara ini dalam keadaan miskin, hal itu tidak membuatnya takut sedikitpun, ia bekerja dan ia berhasil memperoleh uang. Ia tidak takut untuk membangun daerah ini ketika daerah ini masih separuh liar dan kaum Injun tidak mampu menanganinya. Dan ketika perang pecah dan uangnya mulai habis, ia tidak takut menjadi miskin kembali. Ketika tentara Yankee datang ke Tara dan mungkin membakar atau membunuhnya, ia tidak takut sedikitpun dan tidak terpengaruh sedikitpun. Tetapi, pada akhirnya O’Hara meninggal akibat menunggang kuda saat sedang mabuk.” Pidato itu diakhiri dengan perkataan, “Dalam kelemahannya, hal yang buruk datang dari dalam. Pengaruh buruk yang di dalam itu sangat mempengaruhi lebih dari yang datang dari luar.”
Kehidupan Musa di Mesir seolah kehidupan ideal, Musa menjadi pemuda yang gagah perkasa, berwibawa dan penuh kuasa sebab predikat dan fasilitas yang dimilikinya sangatlah istimewa, ia adalah anak dari putri Firaun. Musa adalah pangeran Mesir. Musa hanya hidup dalam berkat-berkat luar saja, tanpa mempedulikan hal-hal yang di dalam. Tetapi ketika Musa dikejar-kejar Firaun dan tentara Mesir untuk ditangkap karena membunuh seorang tentara Mesir, dalam sesaat dia kehilangan segala-galanya. Tetapi disaat dalam pelariannya di Midian, Tuhan mulai mendidik dan membentuk kapasitas dalamnya. 40 tahun kapasitas Musa diperbesar, Musa menjadi lebih tahan banting, lebih berhikmat, sabar dan semakin lemah lembut serta hidup bergantung pada Tuhan. Dan itulah yang membuat Musa menjadi pemimpin bangsa Israel yang penuh pengurapan.

Keinginan setiap orang, hidup penuh dengan berkat, keluarga yang berbahagia, pekerjaan yang sukses, studi yang berhasil bahkan pelayanan yang berkualitas. Tetapi apakah kita pernah memikirkan perkara-perkara yang di dalam? Menjadi renungan kita bersama, sudah semestinya kita memikirkan kehidupan dalam kita, melatih kehidupan rohani kita, memperbesar kapasitas kasih kita, memperbesar kapasitas kesabaran kita, kapasitas pengampunan kita. Dan itu yang akan membuat kita semakin sukses dan berhasil dalam setiap aspek kehidupan kita.

RENUNGAN
Jangan hanya ingin menjadi BESAR DILUAR, tetapi berjuanglah supaya kita juga memiliki jiwa yang BESAR DI DALAM.

APLIKASI
1. Apa yang anda ketahui tentang menjadi besar diluar dan didalam, sudahkah anda demikian. Jika belum, apa komitmen anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami rindu kami menjadi besar bukan hanya diluar saja namun kami juga rindu memiliki jiwa yang besar didalam. Terus bombing kami ya Bapa agar kerinduan kami menjadi nyata.
Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
2 Raja-raja 10-12
1 Korintus 14:21-40