Menjadikan Anak Cucu Kita Perkasa Di Bumi

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 112:1-10

RHEMA HARI INI
Mazmur 112:1-2 Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.

Siapa yang tidak ingin anak cucunya menjadi orang-orang yang perkasa di bumi? Kabar baiknya, bagi orang yang mentaati segala perintah Tuhan dengan senang hati, Dia sudah menjanjikan berkat khusus. Bukan hanya sekedar janji, tetapi itu adalah keinginan dan rencana-Nya sendiri untuk memberkati anak cucu kita dengan berkat yang hebat ini. Dalam sejarah, kita dapat melihat janji ini tergenapi dalam hidup Jonathan Edwards yang hidup di abad ke-18. Ia adalah seorang filsuf, teolog, dan pengkhotbah Amerika. Sejak masa mudanya, ia sangat mengasihi Tuhan dan bergiat untuk pekerjaan-Nya. Dari pernikahannya dengan Sarah, mereka dikaruniai sebelas orang anak yang mereka besarkan dalam takut akan Tuhan. Keturunan Edwards tercatat sebagai orang-orang yang perkasa di zamannya masing-masing. Keturunannya banyak yang menjadi pendeta, 13 tercatat sebagai rektor, 35 profesor, dan selain itu ada yang menjadi senator, dokter, penulis, ibu negara, bahkan wakil presiden Amerika Serikat.

Setelah membaca kisah Jonathan Edwards, mungkin diantara kita ada yang terinspirasi dan mulai berkomitmen menata kembali kehidupan keluarga kita. Atau mungkin juga ada yang merasa hal itu mustahil terjadi karena melihat para anggota keluarga kita yang selalu gagal dalam kehidupan mereka.

Namun, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Saat kita mengerjakan bagian kita, Dia pun akan mengerjakan bagian-Nya yang terlebih dahsyat. Bila saat ini kita rindu anak cucu kita menjadi orang-orang yang perkasa di bumi, terimalah rhema firman Tuhan hari ini. Tuhan mau memberkati dan mengurapi anak cucu kita menjadi orang-orang yang perkasa di bumi. Percayalah, saat kita menerima pengurapan itu, anak-anak kita akan mulai berprestasi. Kebiasaan jelek mereka akan berubah menjadi kebiasaan yang baik. Kegagalan demi kegagalan mereka akan Tuhan ubahkan menjadi keberhasilan. Kemuliaan keluarga kita semakin hari semakin bersinar terang. Tuhan bukan hanya akan mengerjakan mujizat pemulihan keluarga bagi kita, tetapi Dia juga akan membangun keluarga yang hebat.

RENUNGAN
Tuhan akan bekerja dan MEMBANGKITKAN ANAK CUCU kita menjadi PERKASA DI BUMI.

APLIKASI
1. Apakah Anda rindu anak cucu Anda menjadi orang-orang yang perkasa di bumi? Apa saja cita-cita Anda terhadap anak cucu Anda di masa depan?
2. Mengapa Tuhan mau membangkitkan anak cucu kita menjadi perkasa di bumi?
3. Apa komitmen Anda supaya anak cucu Anda menjadi orang-orang yang perkasa di bumi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk rhema firman-Mu hari ini. Kami mohon, berkati dan urapi anak cucu kami sehingga kelak mereka akan menjadi orang-orang yang perkasa di bumi bagi hormat dan kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.