Menjaga Integritas di Hadapan Tuhan

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 09 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

Matius 5:17-48

RHEMA HARI INI

Matius 5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat.

Tidaklah mudah bagi orang percaya untuk hidup di dunia ini. Setiap harinya, kita bergulat untuk mempertahankan nilai-nilai kebenaran dalam setiap perkataan, perilaku dan tindakan kita. Sungguh sulit, ketika kita melihat orang-orang di sekitar kita melakukan berbagai hal yang memuaskan daging mereka, seakan itu adalah hal yang wajar. Sementara kita mengetahui bahwa semua itu tidak berkenan di hati Tuhan. Pertentangan pun kerap terjadi di dalam diri kita, apakah seharusnya kita turut melakukan hal yang sudah dianggap “wajar” tersebut atau tetap bertahan.

Ketika bangsa Israel diasingkan ke Babel, mereka segera diperhadapkan dengan budaya penyembahan berhala. Sebagai tawanan perang dan budak, mereka tidak lagi memiliki hak untuk memilih allah mana yang ingin mereka sembah. Mereka pun harus menyesuaikan diri dengan gaya hidup di tempat baru mereka. Namun tidak demikian dengan Daniel. Semenjak awal, ia dan ketiga temannya tetap teguh mempertahankan kepercayaan mereka. Dalam tekanan demi tekanan, fokus mereka kepada Tuhan tidak pernah goyah. Meski dengan melakukannya berarti mereka menentang perintah raja. Namun integritas yang mereka jaga menggerakkan hati Tuhan untuk selalu menurunkan pembelaan-Nya. Hati raja pun Tuhan menangkan bagi mereka. Dari waktu ke waktu, Tuhan membawa mereka semakin tinggi dan nama-Nya pun semakin dipermuliakan.

Terkadang, lebih mudah bagi kita untuk mengikuti arus dunia. Bahkan kita berharap bahwa Tuhan mengerti alasan kita berkompromi. Ya, Tuhan memang mengerti, karena Dia sendiri yang mengatakan bahwa Dia mengutus kita seperti domba ke tengah-tengah serigala. Tetapi Dia juga mengatakan agar kita menyikapinya dengan hikmat sambil menjaga hati kita agar tetap murni. Belajarlah dari Daniel. Di mana pun ia berada, apa pun yang terjadi, ia tidak pernah lupa identitasnya sebagai umat Allah. Dibandingkan dengan kenyamanan hidup, penerimaan orang lain dan bahkan nyawanya sendiri, ia lebih takut kehilangan perkenanan Tuhan. Mari kita minta pertolongan Roh Kudus untuk senantiasa bisa menjaga hidup kita selalu dalam integritas di hadapan Tuhan dan manusia. (MV.L)

RENUNGAN

Tuhan suka dengan HATI YANG BERINTEGRITAS.

APLIKASI

  1. Periksalah hati Anda, apakah selama ini perkataan Anda di hadapan Tuhan sesuai dengan apa yang Anda lakukan?
  2. Jika Anda berada di dalam tekanan, apakah Anda cenderung berkompromi atau bertahan? Berkenankah hal itu bagi Tuhan
  3. Apa komitmen Anda untuk dapat memiliki hati yang berintegritas?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih Tuhan karena Engkau telah mengingatkan kami untuk menjaga integritas hati kami di hadapan-Mu. Tuntun kami, agar setiap keputusan dan sikap kami sesuai dengan apa yang kami perkatakan. Beri kami hati yang sanggup untuk selalu mengutamakan-Mu dalam kondisi apa pun juga. Agar kami pun dapat memuliakan nama-Mu.