Menjaga Pikiran Dan Imajinasi Kita

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 1:12-18

RHEMA HARI INI
Yakobus 1:14-15 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.
Sekarang ini, perselingkuhan bagaikan tren dan bukan lagi hal yang tabu. Tidak hanya di kalangan artis atau selebriti saja, tetapi orang awam pun seolah tidak malu melakukan yang namanya perselingkuhan. Bahkan, kita sebagai anak-anak Tuhan yang hidup di tengah-tengah dunia dengan pergaulannya yang tidak menuruti firman Tuhan, jika tidak hati-hati, dengan mudahnya kita terbawa ke dalam gaya hidup yang salah, termasuk dalam hal perselingkuhan.

Mungkin awalnya tidak ada niat untuk berselingkuh, tetapi karena teman-teman kita sering membicarakan tentang perselingkuhan, kita pun terbayang-bayang dengan apa yang mereka katakan. Belum lagi kecanggihan teknologi saat ini yang memungkinkan kita mendapatkan informasi apa pun tanpa ada batasan. Majalah, video, film, artikel, berita, buku, medsos, internet, pergaulan, lingkungan, lagu, dan orang-orang di sekeliling kita adalah sarana yang bisa mempengaruhi dan membentuk imajinasi kita. Jika kita menyalahgunakan media-media yang ada untuk melihat hal-hal yang melenceng, tentunya pikiran kita akan dipenuhi dengan apa yang sering kita lihat tersebut. Jangan heran kalau imajinasi kita ikut melenceng, dan kalau kita biarkan, hal itu akan mengobarkan keinginan yang salah, dan sampai di suatu titik, kita akan melakukan tindakan yang salah.

Oleh karena itu, jangan sampai kita salah memberi makan imajinasi kita, karena imajinasi kita sangatlah dipengaruhi apa yang masuk ke dalam pikiran kita. Apa sajakah yang sudah memberi makan imajinasi kita saat ini, apakah hal yang baik yang sesuai dengan firman Tuhan, atau sebaliknya, hal-hal yang bertentangan dengan firman Tuhan? Segeralah bertobat jika kita sudah memberi makanan yang salah bagi pikiran kita. Ganti dengan makanan rohani, agar imajinasi kita berubah menjadi imajinasi positif yang sesuai dengan firman Tuhan. Demikianlah kita bisa menyelamatkan keluarga kita dari bahaya dan akibat perselingkuhan yang merusak rencana Tuhan dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
IMAJINASI sangat dipengaruhi oleh APA YANG MASUK dalam pikiran.
APLIKASI
1. Hal-hal apa yang sering Anda izinkan masuk ke dalam pikiran Anda?
2. Apakah hal-hal yang masuk ke dalam pikiran Anda tersebut menimbulkan imajinasi yang positif atau negatif? Jelaskan!
3. Bagaimana cara Anda menjaga imajinasi Anda agar tidak bertentangan dengan firman Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ajarkanlah kami menjaga pikiran kami dari hal-hal yang tidak baik yang tidak sesuai dengan firman-Mu. Supaya kami memiliki imajinasi yang positif dalam menjalani kehidupan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.