Menuai Dan Melipatgandakan Tuaian Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
1 Raja-raja 4:21-34

RHEMA HARI INI
1 Raja-raja 4:34 Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.

Kita sudah mengetahui hukum alam tentang menabur dan menuai. Barangsiapa menabur, pasti akan menuai. Menabur jelek pasti akan menuai jelek. Menabur baik pasti akan menuai baik. Menabur sedikit akan menuai sedikit, menabur banyak akan menuai banyak. Itu sudah hukum alam yang tidak bisa diganggu gugat. Barangsiapa menabur, pasti ia akan menuai.

Kita sudah menaburkan benih profetik sebagai respon bahwa kita mengasihi Tuhan dan mau taat kepada perintah Tuhan, hal tuaian kita serahkan ke dalam kedaulatan tangan Tuhan yang karya-Nya jauh melampaui apa yang bisa kita pikirkan. Taburan kita yang lain adalah dalam bentuk bekerja. Tidak ada orang yang tidak bekerja yang bisa mengharapkan tuaian. Hanya orang yang bekerjalah yang bisa mengharapkan tuaian. Luar biasanya adalah, di dalam Tuhan kita bisa melipatgandakan tuaian kita yaitu dengan cara bekerja dengan hikmat Tuhan.

Hikmat Tuhanlah yang membuat Salomo bisa menuai secara berlimpah-limpah dan luar biasa. Salomo menaburkan benih profetik di bukit pengorbanan yang terbesar, tetapi Salomo juga bekerja dengan hikmat Tuhan, sehingga ia bisa menjadi raja yang paling kaya di jamannya, bahkan sampai sekarang. Dalam seri ketiga dari kotbah “The Great Financial Miracles” atau “Mujizat Keuangan Yang Besar” yang berjudul “Harvesting Your Miracles” atau “Menuai Mujizat Anda,” kita akan belajar tentang bagaimana menuai. Kita harus menyadari bahwa tahu bagaimana menabur saja tidak cukup, kita juga harus belajar tahu bagaimana menuai. Untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah, kita perlu ahli dalam hal menabur, tetapi juga harus ahli dalam hal menuai! Menuai berkat dan mujizat yang sudah Tuhan sediakan bagi kita. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Jadilah AHLI DALAM MENUAI, dan LIPATGANDAKANLAH TUAIAN mujizat Anda.

APLIKASI
1. Apa yang Anda lakukan untuk menuai selama ini?
2. Sudahkah Anda mengalami tuaian mujizat?
3. Komitmen apa yang Anda buat supaya tuaian mujizat Anda semakin berlipatganda?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan, karena Engkau mengajari kami bukan hanya untuk menabur tetapu juga untuk menuai. Roh Kudus berikanlah kami kemampuan supaya kami bisa menuai banyak dan melipatgandakan tuaian kami, sehingga hidup kami bisa semakin menjadi berkat yang besar bagi Kerajaan-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.