Menyukakan Hati Orang Lain

RHEMA HARI INI
Ester 2:15   Ketika Ester–anak Abihail, yakni saudara ayah Mordekhai yang mengangkat Ester sebagai anak–mendapat giliran untuk masuk menghadap raja, maka ia tidak menghendaki sesuatu apapun selain dari pada yang dianjurkan oleh Hegai, sida-sida raja, penjaga para perempuan. Maka Ester dapat menimbulkan kasih sayang pada semua orang yang melihat dia.

Beberapa waktu setelah Booker T. Washington menjadi kepala Tuskegee Institute di Alabama, ia berjalan melewati rumah seorang keluarga kaya. Mengira Washington adalah salah satu pekerja kebun yang dipekerjakan suaminya, bertanya apakah Washington mau membelah kayu untuknya, Profesor Washington tersenyum, mengangguk, menyingsingkan lengan bajunya dan mulai membelah kayu. Ketika ia mulai memanggul kayu itu kedalam rumah si nyonya, seorang gadis pelayan mengenalinya dan bergegas menemui majikannya untuk memberitahukan identitas Washington. Pagi berikutnya, si nyonya itu muncul di kantor Washington, meminta maaf, dan dilakukannya berulang-ulang, “Saya tidak tahu anda lah yang saya suruh bekerja” Washington menjawab dengan murah hati, “Tidak masalah nyonya, saya suka bekerja dan saya senang memberi pertolongan kepada teman-teman saya.” Wanita itu kagum dengan reaksi Washington dan kesediaannya untuk memaafkan, sehingga ia memberikan sumbangan yang besar untuk institut itu, dan membujuk banyak kenalan-kenalan nya yang kaya untuk melakukan hal yang sama. Pada akhirnya, Washington mengumpulkan banyak dana untuk institut yang dipimpinnya dengan satu tindakan, membelah kayu. Sebagai pejabat publik Washington sudah semestinya tidak perlu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang tidak penting, tetapi sifat dasarnya yang baik mendorongnya untuk tetap melakukan hal-hal yang dianggap orang sepele, karena kesukaannya menolong orang lain itulah yang membuat Washington mendapatkan promosi-promosi dan keberhasilan-keberhasilan yang luar biasa.

Demikian juga apa yang dilakukan Ester, sifat dasarnya yang baik membuat Ester tidak mudah “silau” dengan perkara-perkara yang tidak penting, walaupun Ester punya kesempatan emas dihadapkan raja, tapi bukan kepentingan diri sendiri yang ia utamakan, melainkan ia mendahulukan kepentingan orang lain, menyukakan orang lain, dan itu yang menjadikan Ester kesayangan banyak orang, semua orang mendukung Ester, semua orang memberkati Ester. Demikian juga semestinya dengan kita, mari kita belajar membangun hubungan dengan mulai menyukakan orang lain, memperhatikan kepentingan orang lain, akan tiba waktunya Anugerah Besar akan menghampiri dan menjadi bagian dari hidup kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Kita akan menerima ANUGERAH YANG BESAR ketika dalam hubungan dengan orang lain kita tidak hanya mencari kesukaan diri sendiri, tetapi juga melakukan sesuatu yang MENYUKAKAN ORANG LAIN.

APLIKASI
1. Teliti kembali, selama ini apakah dengan sikap yang Anda lakukan itu, banyak orang diberkati ?
2. Apa yang Anda rasakan ketika orang lain itu disukakan dengan sikap Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan kami mau belajar terus menyukakan hatiMu dan hati orang-orang disekitar kami sebab kami percaya ketika kami melakukan hal itu anugerahMu tercurah ayas kami. Amin