Meresponi Panggilan Untuk Menjadi Pahlawan Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yesaya 6:1-8

RHEMA HARI INI
Yesaya 6:8 Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

Dari ruang Sekolah Minggu terdengar celotehan anak-anak sekolah minggu yang sangat seru tentang idola mereka. “Daud adalah pahlawan idolaku, Kak,” seru Toni. “Mengapa kamu pilih Daud, Ton?” tanya Kak Ira. Lalu anak itu menjawab, “Karena Daud pemberani, Kak. Dia kecil tapi berani melawan Goliat yang sangat besar. Aku ingin menjadi seperti Daud, Kak!”

Dalam hidup ini, setiap kita pasti mempunyai pahlawan idolanya masing-masing. Entah itu tokoh-tokoh dalam alkitab, ataupun tokoh-tokoh di dunia ini. Entah itu karena keberaniannya, ataupun karena kebaikannya. Semua pasti membawa pengaruh atau dampak dalam hidup setiap orang yang mengidolakannya. Setidaknya, mereka akan mencontoh perilaku pahlawan yang mereka idolakan. Namun yang menjadi pertanyaannya: Pernahkah terbesit dalam pikiran bahwa kita juga bisa dipakai jadi pahlawannya Tuhan untuk membawa dampak positif? Dampak yang membawa keselamatan bagi banyak jiwa, dan membawa lawatan terdahsyat di akhir zaman? Bagaimana jika pada suatu hari Tuhan menawarkan peluang tersebut kepada kita? Hari-hari ini, Tuhan sedang menawarkan kesempatan emas tersebut kepada kita. Tuhan sudah memberikan rhema kepada Bapak Gembala kita bahwa satu juta pahlawan akan Dia bangkitkan. Seperti Dia mengutus nabi Yesaya, Dia ingin mengutus kita. Dia akan memperlengkapi dan mengaruniakan kepada kita banyak hal spektakuler serta ajaib untuk tujuan penyelamatan terbesar di muka bumi ini.

Jangan takut untuk melangkah bersama Yesus. Percayalah kepada Sang Sumber Kuasa. Dia pasti akan memperlengkapi kita terlebih dahulu sebelum mengutus kita. Seperti Dia mempersiapkan nabi utusannya, Yesaya, Dia akan memperlengkapi kita dengan urapan untuk berkuasa, sehingga jiwa-jiwa boleh dimenangkan. Oleh karena itu, datanglah kepada Sang Sumber Kuasa, Responi panggilan-Nya. Nubuatkan kebangkitan kita sebagai pahlawan-Nya. Karena apa yang kita perkatakan di hadapan-Nya, itu yang akan Tuhan kerjakan atas hidup kita.

RENUNGAN
RESPONI PANGGILAN TUHAN untuk menyelamatkan jiwa dan mulai NUBUATKAN KEBANGKITAN kita sebagai pahlawan-Nya.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda merespon panggilan Tuhan dalam hidup Anda? Mengapa demikian?
2. Apa yang perlu Anda lakukan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang?
3. Apa yang perlu Anda lakukan, agar Anda dapat menjadi pahlawan Tuhan yang penuh urapan dan kuasa?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih untuk panggilan-Mu yang mulia atas setiap kami. Engkaulah Sang sumber Kuasa dalam hidup kami. Urapi kami dengan urapan untuk berkuasa, sehingga kami dapat menjadi pahlawan-pahlawan yang memerintah bersama-Mu dan memenangkan sebanyak mungkin jiwa bagi Kerajaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.