Merindukan Hadirat Tuhan

Renungan Keluarga Allah
Minggu, 22 Mei 2016

BACAAN HARI INI

Mazmur 42:1-6

RHEMA HARI INI

Mazmur 42:2 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.

Sekelompok anak muda memutuskan untuk menghabiskan liburan dengan mengunjungi suatu pulau kecil yang eksotis. Kemudian mereka menyewa sebuah kapal boat. Dengan memperhitungkan perjalanan melintasi lautan yang berjarak sekitar dua hari, mereka pun mempersiapkan persediaan makanan dan minuman secukupnya.

Merasa bahwa perjalanan mereka cukup singkat, mereka menghabiskan persediaan dengan sembrono. Beberapa orang dari mereka membuang-buang makanan yang tidak mereka sukai dan memakai air untuk bermain-main.

Malam itu ketika tertidur, hujan badai menerpa lautan. Kerasnya hantaman ombak membuat mesin kapal mereka rusak. Radio tidak bisa dinyalakan. Ponsel mereka pun tidak mendapatkan sinyal. Kapal mereka terombang-ambing di lautan lepas tanpa arah yang jelas.

Tidak perlu waktu yang lama sampai mereka mulai merasakan lapar dan haus. Kelaparan masih bisa mereka tahan, tetapi berada di tengah lautan luas di bawah teriknya matahari membuat rasa haus tidak tertahankan. Mereka hanya bisa menyesali perbuatan mereka yang menyia-nyiakan persediaan air mereka. Semakin dibayangkan, mereka semakin merindukan air yang membasahi bibir dan tenggorokan mereka.

Ketika akhirnya tim penyelamat menemukan mereka, mereka langsung meneguk botol air yang disodorkan kepada mereka dan meminumnya dengan rakus. Sampai segarnya air memuaskan rasa dahaga mereka.

Seperti anak-anak muda ini, kita kerap mengabaikan hadirat Tuhan yang sudah disediakan melimpah bagi kita. Malah, mungkin kita lebih cenderung untuk memuaskan kehausan-kehausan kita lainnya yang lebih duniawi. Yang akhirnya membuat rasa haus kita akan Tuhan menjadi semakin tumpul.

Bagai rusa yang mengingat kesegaran air sungai dan merindukannya, demikian hendaknya kita mengingat-ingat kebaikan Tuhan dan merindukan hadirat-Nya. Semakin kita merasa haus dan rindu, semakin kita dapat menikmati kesegaran yang Tuhan berikan bagi jiwa kita. Sebab Tuhan berjanji, bahwa ketika kita mendekat kepada-Nya, Dia akan memberikan sumber mata air yang terus-menerus memancar di dalam kita. (MV.L)

RENUNGAN

Hanya orang yang bisa menemukan KEHAUSAN AKAN HADIRAT TUHAN, yang akan selalu mengalami kepenuhan dan kelimpahan hadirat Tuhan dalam hidupnya.

APLIKASI

  1. Apa yang Anda rasakan belakangan ini ketika datang ke hadapan Allah?
  2. Dapatkah Anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan kehausan akan hadirat Tuhan?
  3. Apakah yang bisa Anda lakukan untuk mengembangkan kehausan akan hadirat Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Allah yang terkasih, terima kasih karena Engkau telah mengingatkan kami pada hari ini untuk segera mencari-Mu. Terima kasih, karena Engkau selalu merindukan kami terlebih dari kami merindukan Engkau. Beri kami hati yang sanggup untuk merindukan hadirat-Mu setiap saat, ya Bapa. Agar kami pun dapat mengalami kepenuhan di dalam-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Lukas 11