MESKIPUN SECARA LOGIKA BENAR, HASIL AKHIRNYA TETAP BISA SALAH

RHEMA HARI INI

Amsal 19:21 Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan Tuhanlah yang terlaksana.

Di tahun 2020 yang baru saja berlalu, Bapak Yohanes Reza bersaksi bahwa ia sempat mengalami kesulitan keuangan. Namun firman Tuhan terus menguatkan bahwa tahun 2020 adalah Tahun Kemuliaan. Pak Yohanes dan istrinya berjuang untuk bangkit dan mengimani hal ini. Sampai suatu ketika ada seorang teman lama Pak Yohanes datang dan menawarkan suatu pekerjaan. Tanpa diduga ternyata nama perusahaan itu Suminar Hing Kamulyan. Pak Yohanes makin mantap karena nama itu berarti Bersinar Dalam Kemuliaan, sesuai dengan rhema gereja kita. Akhirnya ia mengambil keputusan untuk masuk ke perusahaan temannya tersebut.

Setelah beberapa waktu bekerja, Pak Yohanes kembali bergumul sebab selama 3 bulan, tak satupun properti yang berhasil ia jual. Apakah benar pekerjaan ini dari Tuhan? Roh Kudus lalu berbicara dalam hati Pak Yohanes, bahwa di tempat itu ia bukan untuk bekerja melainkan untuk belajar. Setelah mendapat rhema, Pak Yohanes mulai belajar tentang pertanahan dan semua yang berhubungan dengannya. Kemudian mulai mencari modal untuk membeli tanah dan mencoba memasarkan ke Koperasi tempat istrinya bekerja. Tuhan pun membuka jalan dan hanya dalam 2 hari saja 2 tanah miliknya laku terjual, bahkan sampai kewalahan karena yang belum kebagian membeli tanahnya, mendesak agar Pak Yohanes segera mencari tanah lagi. Melihat kesuksesannya, para investor yang memodali Pak Yohanes, memintanya untuk membuka perusahaan sendiri dan menunjuknya menjadi direktur utama di perusahaan tersebut.

Firman Tuhan Minggu ini mengajarkan kepada kita bahwa ada 5 metode mengambil keputusan. Salah satunya adalah mengambil keputusan berdasarkan logika. Namun sekalipun keputusan logika ini luarbiasa, tetap saja ada kelemahannya. Walaupun keputusan kita benar secara logika, tapi hasil akhirnya tetap bisa salah. Seperti Pak Yohanes, keputusannya untuk mengambil tawaran untuk bekerja di perusahaan temannya, secara logika itu benar. Sebab saat itu Pak Yohanes sedang dalam kesulitan keuangan. Akan tetapi, ternyata bukan itu yang Tuhan inginkan. Tuntunan Roh Kudus lah yang pada akhirnya berhasil membuat Pak Yohanes berhasil memiliki perusahaan sendiri. Inilah yang Tuhan ingin kita lakukan ketika kita harus membuat keputusan, biarlah keputusan yang kita ambil bukan hanya sekedar keputusan secara logika saja. Mintalah Tuhan menuntun kita dalam pengambilan keputusan, sehingga bukan hanya akan berhasil, damai sejahtera pun akan selalu ada di hati kita.

RENUNGAN:

Walaupun KEPUTUSAN kita benar secara LOGIKA, tetapi hasil akhirnya TETAP BISA SALAH.

APLIKASI:

1. Seberapa sering Anda mengambil keputusan secara logika?
2. Pernahkah Anda mengalami hasil akhir yang salah meskipun Anda telah membuat keputusan yang benar secara logika? Tentang apakah itu?
3. Perubahan apa yang akan Anda lakukan agar Anda tidak lagi salah dalam membuat keputusan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, hari ini kami belajar bahwa meskipun telah menggunakan logika, namun kami tetap bisa salah, sebab kami ini terbatas. Bapa, kami mau ambil langkah untuk selalu bertanya pada-Mu dan meminta tuntunan-Mu dalam setiap pengambilan keputusan, sehingga hidup kami senantiasa sejalan dengan kehendak dan rancangan-Mu atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!