Miliki Hati Mengampuni

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 12 April 2016

BACAAN HARI INI

Matius 5:17-48

RHEMA HARI INI

Matius 5:23-24 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Berawal dari teman yang menceritakan bahwa dia melihat Evert di mall bersama wanita lain, membuat istri Evertlandus curiga. Kecemburuan itu sudah membutakan mata hati istrinya. Demi membalas Evert, sebuah tindakan konyol pun dilakukan sang istri. Debby istri Evert pun tertarik dengan pria lain. Singkat cerita, perselingkuhan itu tercium oleh Evert dan ia meminta istrinya supaya bertobat. Istrinya menyadari kesalahannya dan sangat menyesal. Evert, sekalipun sudah menerima kembali istrinya, tetapi ternyata masih dibayang-bayangi dengan sakit hati akibat perselingkuhan istrinya tersebut. Meskipun ia adalah hamba Tuhan, sulit sekali baginya untuk mengampuni perselingkuhan sang istri. Apalagi ketika dia sedang mempersiapkan materi tentang pengampunan, terjadi pertentangan dalam batinnya. Namun suatu hari ketika ia akan berkotbah, Tuhan dengan keras mengingatkannya, “Jika engkau memberikan persembahan kepada-Ku tapi punya masalah dengan sesamamu. Pulanglah, bereskan masalah itu terlebih dahulu.” Selesai ibadah, Evert langsung menemui sang istri. Evert berdoa dan mengatakan kepada istrinya bahwa dia mengampuni istrinya. Sejak saat itu, damai sejahtera ada pada keluarga mereka dan rumah tangga mereka dipulihkan.

Pengampunan sudah diberikan oleh Yesus bagi kita, masakan kita tidak mau mengampuni orang yang telah bersalah kepada kita? Tuhan dengan penuh kasih selalu mau menerima kita apa adanya, dan begitu satu kali kita minta ampun, saat itulah juga darahNya menyucikan dan melayakkan kita di hadapanNya. Oleh karena itu kita juga harus berbuat hal yang sama kepada orang yang telah menyakiti hati kita. Seburuk atau sejahat apapun orang tersebut, tetap kita harus mengampuninya. Dengan pertolongan Roh Kudus dan anugerah dari Tuhan, kita pasti bisa mengampuni.

Tidak mengampuni akan membuat doa-doa kita terhalang naik ke hadapan Tuhan. Namun ketika ada pengampunan, maka kuasa Tuhan akan berkarya dalam setiap doa-doa kita. Pilihan ada di tangan Anda, jika Anda ingin doa-doa Anda dijawab, ambillah keputusan untuk mengampuni hari ini.

RENUNGAN

MILIKI HATI YANG MENGAMPUNI sehingga senantiasa ada kuasa yang dinyatakan atas DOA.

APLIKASI

  1. Sadarkah Anda bahwa Tuhan sudah melepaskan pengampunan untuk dosa Anda yang sangat besar?
  2. Apa yang menjadi kesulitan Anda untuk melepaskan pengampunan?
  3. Renungkan, kepada siapa Anda perlu melepaskan pengampunan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, Engkau Allah yang sudah mengampuni setiap dosa kami. Sudah selayaknyalah kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Kami percaya ketika kami mengampuni maka ada kuasa yang luar biasa dalam setiap seru doa kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Yehezkiel 23-24