MILIKI HIDUP YANG BERKEMENANGAN [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 43:1-5

RHEMA HARI INI
Mazmur 43:5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Saat masih kanak-kanak, Marini bercita-cita ingin menjadi dokter. Namun, kenyataan yang ada bertolak belakang dengan mimpinya. Marini sudah harus putus sekolah sejak ia berusia dua belas tahun. Jangankan kuliah menjadi dokter, merasakan duduk di bangku menengah pun ia tak pernah. Keterbatasan finansial keluarganya memaksanya untuk merasakan kerasnya kehidupan dengan bekerja di usia dini untuk membantu perekonomian keluarga. Kini, Marini telah beranjak dewasa. Kerinduannya untuk menjadi dokter masih ada, tetapi ia memilih untuk mengubur dalam-dalam cita-citanya. Ia menyadari bahwa impiannya itu terlalu muluk baginya. Sempat terbersit keinginan untuk memiliki usaha sendiri, tetapi lagi-lagi modal menjadi penghalang utamanya. Sehingga pada akhirnya ia pun kembali menyerah pada keadaan.

Sampai suatu hari Marini tidak sengaja mendengarkan kotbah yang diputar di radio milik tetangganya. Bahwa mental minder, rendah diri dan merasa kecil tak berdaya itulah yang menjadi penghalang mujizat besar terjadi. Ada sebuah rasa yang bergejolak di dalam dadanya. Keinginan untuk bangkit membuncah dalam hatinya. Marini pun memutuskan untuk mengubah pola pikirnya. Ia percaya bahwa sekalipun bapanya di dunia ini tidak dapat memodalinya untuk memulai sebuah usaha, namun Bapanya di Sorga lebih dari sanggup untuk menolongnya. Singkat cerita, beberapa waktu kemudian, ada seorang pengusaha dari kota yang ingin membuka toko sembako di kampungnya. Orang tersebut mendatangi Marini yang tengah bekerja di ladang untuk menawarkan kerja sama. Pengusaha tersebut yang akan membukakan toko dan mengisinya, dan Marini yang menjaga dan mengelola toko tersebut. Kini akhirnya Marini bisa mempunyai penghasilannya sendiri.

Tuhan yang kita sembah adalah Allah di atas segala allah. Dia adalah Dokter di atas segala dokter dan Raja di atas segala raja. Tuhan tidak akan pernah kekurangan cara untuk mengangkat kita. Akan tetapi yang seringkali menjadi penghambat adalah mentalitas belalang yang ada dalam diri kita. Mentalitas yang membuat kita merasa tidak bisa berbuat apa-apa sehingga kita kehilangan harapan dan tidak bisa memiliki hidup yang berkemenangan. Berita baiknya, angin Roh Kudus dari barat yang telah membuang semua belalang di Mesir, kini akan menghalau juga segala mentalitas belalang. Ketakutan, keminderan, keraguan dan segala hal-hal negatif lainnya akan ditiup jauh-jauh dari kita.

RENUNGAN
Mentalitas belalang menyebabkan kita KEHILANGAN HARAPAN dan TIDAK BISA MEMILIKI hidup yang berkemenangan.

APLIKASI
1. Coba selidiki, apakah masih ada mentalitas belalang dalam diri Anda?
2. Bagaimana mentalitas belalang menjadi penghambat Anda beroleh kemenangan?
3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk memiliki hidup yang berkemenangan di dalam Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Terima kasih Engkau sudah menyadarkan kami akan kesalahan kami. Mulai saat ini kami mau berkomitmen untuk mematahkan segala mentalitas belalang yang ada dalam diri kami. Kami mau bangkit menjadi pemenang. Karena kami tahu kami mempunyai Allah yang jauh lebih besar dari segala pergumulan kami, yang sanggup membawa kami dari satu kemenangan kepada kemenangan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”