MilikNya Milikku

4887585586_6b1b9ff51d_zRHEMA HARI INI
1 Korintus 6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

Pada suatu hari John dan temannya Henky sedang berjalan-jalan. Tatkala sampai di persimpangan jalan, Henky berkata kepada John, “John, apakah engkau mengetahui rumah bertingkat di samping kita ini milik siapa?” John menggeleng-geleng kepalanya. Henky dengan bangga mengatakan, “Itu milik ayahku!” Tidak berapa jauh kemudian, Henky berkata lagi, “John! Apakah engkau mengetahui supermarket di depan kita itu milik siapa?” Kembali John menggeleng-gelengkan kepalanya. Dengan sombong Henky mengatakan, “Itu milik ayahku!” Sekarang mereka tiba di jalan protokol, di sana tampak sebuah hotel bertaraf internasional. Halamannya bukan saja luas, namun juga ditanami bunga-bunga yang indah. Kembali Henky berkata, “John, hotel yang baru selesai dibangun ini juga milik ayahku!” Mereka melanjutkan perjalanannya dan sampai di tepi pantai. Mereka berhenti sejenak untuk menikmati pemandangan tepi pantai pada sore hari. Alangkah indahnya pemandangan ketika matahari menyembunyikan diri di sebelah barat. Dengan suara berbisik John berkata kepada Henky, “Henk, apakah engkau mengetahui, siapakah pemilik lautan yang luas dan indah ini? Apakah engkau mengetahui siapakah pemilik bukit besar dan kecil di depan kita itu?” Dengan terheran-heran Henky melihat pada John lalu menjawab, “Aku tidak tahu!” Dengan suara bangga dan hampir berteriak ia berkata, “Itu milik Ayahku yang di Surga!”

Ketika kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita, maka kita diangkat menjadi anak-Nya. Dan ketika kita makin bertumbuh dalam pengenalan yang lebih dalam akan Tuhan, maka kita dijadikan mempelai-Nya yang siap menyambut kedatangan-Nya. Dalam hubungan intim kita dengan Tuhan inilah, apa yang menjadi kepunyaan Tuhan akan menjadi kepunyaan kita, sehingga kita tidak perlu kuatir akan apapun juga, karena kita memiliki Bapa yang maha kaya.

RENUNGAN
Masuklah dalam HUBUNGAN YANG INTIM dengan Tuhan, maka apa yang menjadi KEPUNYAAN TUHAN juga akan menjadi KEPUNYAAN KITA.

APLIKASI
1. Koreksi, apakah selama ini saudara menyadari bahwa Tuhan yang mahakaya itu adalah Bapa saudara?
2. Komitmen apa yang akan saudara lakukan untuk membangun hubungan yang intim dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan ajarkan kami agar kami selalu intim dekat denganMu sehingga berkatMu yang besar yang Engkau sediakan bagi kami, dapat selalu kami rasakan. Amin