Mintalah Kepenuhan Kasih Allah

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 3:14-21

RHEMA HARI INI
Efesus 3:18-19 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

“Fanya, kemaren mama ke tempat teman mama. Katanya dia bisa meramal. Dia bilang suatu hari nanti, Fanya-lah yang akan jadi orang sukses, sedangkan Sonya kakakmu tidak,” ucap sang mama kepada anak keduanya, Fanya. Diam-diam ternyata sang kakak, Sonya mendengar dari balik pintu. Sejak hari itu, secara perlahan dan tanpa disadari, sikap pilih kasih mulai terlihat. Mama Sonya kelihatan lebih mengasihi Fanya daripada Sonya. Suatu hari, karena tidak sengaja melalaikan tugas, Sonya dimarahi ibunya dengan perkataan yang tidak enak didengar. “Kamu benar-benar anak yang tidak berguna!” Itulah selentingan kalimat yang membuat goresan yang amat dalam di hati Sonya. Ia bertumbuh menjadi pribadi yang tertutup dan penuh kepahitan. Ia dan ibunya selalu bertengkar untuk hal-hal terkecil sekalipun.

Sampai suatu minggu, diawali karena menyanggupi ajakan teman untuk pergi ke gereja, Sonya mengalami titik balik kehidupan yang luarbiasa. Di gereja ia mengalami jamahan dan kepenuhan kasih Allah yang luarbiasa. Sepanjang ibadah, airmata Sonya tidak berhenti mengalir. Tidak hanya sampai disitu, kerinduan untuk berdoa bagi ibunya juga mulai muncul. Dan tidak hanya berdoa, ia juga mendatangi ibunya, meminta maaf serta mengucapkan terima kasih atas segala pengorbanan yang telah ibunya berikan. Semenjak itu hubungan mereka menjadi begitu harmonis. Bahkan kini ibunya juga ikut ke gereja dan meninggalkan semua kebiasaan lama yang suka mempercayai ramalan.

Hanya ketika kita membuka hati kita lebar-lebar dan memenuhinya dengan kasih Allah seperti Sonya, maka kasih Allah yang melampaui akal dan pikiran manusia akan memenuhi hidup kita dan mengubahkan dari aib kepada kemuliaan. Oleh karena itu, setiap hari dalam doa pribadi kita, mintalah kepenuhan kasih Allah terus ditambah-tambahkan dalam hati kita. Dan jangan terkejut dengan perubahan serta mujizat pemulihan keluarga yang akan kita alami setiap hari. Karena kepenuhan kasih Allah, kita tidak akan bisa lagi membendung sungai kasih-Nya yang terus meluap dan menghanyutkan segala yang kotor dihidup kita.

RENUNGAN
Setiap hari dalam DOA PRIBADI kita, mintalah KEPENUHAN KASIH ALLAH terus DITAMBAH-TAMBAHKAN dalam hati kita.

APLIKASI
1. Apa yang perlu Anda minta dalam setiap doa pribadi Anda?
2. Bagaimana caranya agar kepenuhan kasih Allah dapat masuk ke dalam hidup Anda?
3. Apa dampaknya jika kepenuhan Allah ada dalam hidup Anda setiap hari?

DOA HARI INI
“Bapa kami sangat bersyukur untuk kasih-Mu di dalam hidup kami. Terus penuhi hati kami dengan kasih -Mu yang luarbiasa setiap hari, sehingga hidup kami yang penuh aib boleh diubahkan menjadi penuh kemuliaan. Yang membawa kemenangan dan terobosan bagi orang-orang di sekeliling kami. Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.