Modalnya Cinta Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 21:1-31

RHEMA HARI INI
Amsal 21:21 Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan.

Ibu Dian adalah seorang pedagang kecil di sebuah pasar. Karena tidak memiliki modal yang cukup, maka setiap hari ia hanya berjualan 5 kg telur, 5 kg beras, dan beberapa kebutuhan lainnya dalam jumlah yang sangat sedikit sekali. Itupun ia masih harus menanggung hutang yang sangat banyak. Di tengah himpitan masalahnya itu, Ibu Dian dinasehati oleh mertuanya supaya datang ke GBI Keluarga Allah. Disitulah hatinya mulai terjamah dan ia mengalami kasih mula-mula dengan Tuhan. Ia rindu mentaati semua firman Tuhan, termasuk persepuluhan. Sekalipun saat itu ia masih harus menanggung beban hutang yang banyak, tetapi ia dan suaminya sepakat bahwa mereka harus mulai setia mengembalikan persepuluhan. Keajaiban Tuhan mulai dinyatakan, sejak Ibu Dian taat melakukan persepuluhan, Tuhan mulai angkat usahanya, dari kecil menjadi semakin besar.

Ketika gedung ibadah Keluarga Allah Jogja kebakaran, saat itu hatinya rindu bisa ikut mendukung dana untuk pembangunan kembali gedung ibadah KA Jogja. Saat itu Tuhan berkata supaya ia mengosongkan isi dompetnya, padahal saat itu ia baru saja menerima pembayaran sejumlah tagihan, sehingga uang yang ada di dompetnya cukup banyak jumlahnya. Tetapi karena ia sangat mencintai Tuhan, maka ia taat dan mempersembahkan seluruh uang yang ada di dompetnya kepada Tuhan. Karena ketulusan hatinya itulah, maka Tuhan terus mengangkatnya. Pedagang-pedagang besar di pasar mulai membeli barang kepadanya, sampai omzet dagangannya terus naik dan semakin naik. Dan ketika ada tantangan untuk memberikan janji iman dari Tuhan, Ibu Dian taat dan mempersembahkan perhiasannya kepada Tuhan. Saat itulah Tuhan semakin angkat hidupnya. Secara ajaib Tuhan memberikan sebuah ruko yang cukup besar untuk ia bisa berdagang. Ibu Dian yang dulunya hanya berjualan di kios kecil dengan dagangan kiloan, sekarang oleh karena anugerah Tuhan bisa berjualan di ruko yang besar dengan omzet yang mencapai ukuran ton!

Itulah yang bisa Tuhan kerjakan dalam kehidupan orang yang mencintai Tuhan lebih dari segalanya. Mungkin modal Anda kecil, atau bahkan Anda tidak mempunyai modal sama sekali. Tetapi ketika hati Anda mencintai Tuhan, maka Tuhan sanggup untuk mengangkat hidup Anda. Sehingga melalui hidup Anda, nama Tuhan dipermuliakan.

RENUNGAN
Hati yang MENCINTAI TUHAN MELEBIHI SEGALANYA adalah MODAL yang lebih dari cukup untuk mendatangkan MUJIZAT KEUANGAN BESAR.

APLIKASI
1. Apakah Anda rindu dipakai Tuhan untuk memuliakan nama-Nya?
2. Selidiki hati Anda, seberapa besarkah kasih Anda kepada Tuhan?
3. Apakah yang akan Anda lakukan supaya kasih Anda kepada Tuhan semakin bertambah?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, biarlah hati kami terus semakin mengasihi Engkau setiap hari. Biarlah hidup kami mendatangkan pujian dan kemuliaan bagi nama-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.