Momentum Untuk Menuai Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 6:1-14

RHEMA HARI INI
Yohanes 6:2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit.

Seorang misionaris bertugas sebagai ahli bedah di sebuah rumah sakit di Tiongkok. Ia berhasil menyembuhkan seorang laki-laki yang hampir buta karena katarak. Beberapa minggu kemudian, ia dikejutkan dengan datangnya 48 orang buta di depan rumah sakit. Mereka semua minta disembuhkan. Hebatnya lagi, mereka semua telah berjalan lebih dari 375 km dari daerah terpencil. Mereka menempuh perjalanan dengan cara memegang tali panjang supaya tidak terpisah. Pemimpin dan penunjuk jalan mereka adalah laki-laki yang matanya sudah disembuhkan oleh misionaris tersebut.

Dua ribu tahun yang lalu, Tuhan Yesus melakukan hal yang lebih luar biasa lagi. Dalam tanda-tanda ajaib yang ditunjukkan-Nya, dan kesembuhan illahi adalah hal yang paling banyak dilakukan-Nya. Suatu waktu, Yesus sedang menuju seberang Danau Galilea, dan banyak orang berbondong-bondong mendatangi-Nya karena mendengar tentang mujizat-Nya. Yesus pun merespons kedatangan mereka dengan mengerjakan mujizat yang lainnya. Dia memberi makan 5.000 orang lelaki dengan 5 roti dan 2 ikan saja, dengan sisa makanan 12 bakul. Orang-orang yang tadinya hanya mendengar, sekarang menyaksikan sendiri kuasa-Nya yang ajaib dan menjadi percaya.

Hari-hari ini, banjir Mujizat juga terjadi di gereja kita, GBI Keluarga Allah. Yang lumpuh berjalan, kanker disembuhkan, keluarga yang hancur dipulihkan, dan masih banyak lagi. Ini adalah momentum yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Sadarilah bahwa kita sedang berada di tengah-tengah musim berbuah lebat. Apa pun pelayanan kita, kita harus ambil bagian. Ketika jiwa-jiwa berdatangan karena mendengar mujizat yang Tuhan kerjakan lewat gereja kita, kita harus siap menyambut dan melayani jiwa-jiwa yang Tuhan kirimkan. Mereka bukan hanya datang karena ingin melihat apa yang Tuhan kerjakan, tetapi mereka datang menemukan kasih Tuhan terjadi dalam hidup mereka. Mari bangkit Pahlawan Allah, bangkit Penuai Jiwa, ini saatnya mujizat selamatkan jiwa terjadi.

RENUNGAN
BANJIR MUJIZAT yang terjadi di gereja kita adalah momentum untuk MEMENANGKAN dan MENYELAMATKAN JIWA-JIWA.

APLIKASI
1. Bagaimanakah banjir mujizat yang terjadi saat ini mempengaruhi kehidupan Anda secara pribadi?
2. Mengapa banjir mujizat dapat Tuhan gunakan untuk menuai jiwa-jiwa?
3. Bagaimana Anda dapat turut mengambil bagian dalam banjir mujizat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkau sungguh Allah yang dahsyat. Tak habis-habisnya kasih yang Engkau nyatakan di tengah-tengah kami. Bukakan mata rohani kami, agar kami dapat melihat ladang yang sudah menguning, sehingga kami dapat Engkau bangkitkan menjadi Penuai jiwa bagi Kerajaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.