Mujizat Adalah Bagian Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Zakharia 4:1-6

RHEMA HARI INI
Zakharia 4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

Setiap orang yang mengenal betapa indah dan luar biasa kasih Tuhan, tentu ingin orang lain juga bisa mengalaminya. Terutama orang-orang yang terdekat. Itulah yang dirasakan seorang pemuda yang baru saja menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Ia ingin ibu yang merupakan satu-satunya anggota keluarganya yang masih ada bisa mengenal Tuhan. Namun, sang ibu malah memperlakukannya sebagai pengkhianat keluarga dan leluhur. Tahun demi tahun berlalu, pemuda itu meninggalkan kota kelahirannya demi memenuhi panggilan Tuhan untuk menjadi penginjil. Sesekali ia menghubungi ibunya dan bertukar kabar, tetapi ibunya tetap menolak Injil. Sementara pemuda itu menyaksikan banyak orang bertobat melalui pelayanannya, ia sempat berpikir ibunya akan menjadi satu-satunya orang yang tidak bisa menerima keselamatan. Meski pemikiran itu terus mendatanginya, ia tetap berdoa demi pertobatan ibunya. Ia sungguh-sungguh merindukan keselamatan sang ibu.

Suatu hari, setelah rangkaian panjang pelayanan KKR dari kota ke kota, ia pulang ke rumah. Ia sengaja tak mengabari ibunya untuk memberi kejutan. Namun, betapa terkejutnya ia menemukan semua atribut keagamaan keluarganya yang lama sudah tidak ada, digantikan dengan sebuah salib yang digantung di tembok. Ia bahkan melihat ibunya pulang dengan seorang tetangga dengan membawa-bawa Alkitab. Rupanya, ibunya berteman dengan seorang tetangga baru di sebelah rumah. Melalui orang itulah, Tuhan menjamah hatinya.

Saat kita mendoakan keselamatan orang-orang tertentu dalam hidup kita, terkadang kita bisa begitu berputus asa. Bukan hanya tahunan, bahkan belasan tahun berlalu tanpa ada perubahan yang terjadi. Malah mungkin mereka semakin mengeraskan hati terhadap Tuhan. Kabar baiknya, keselamatan adalah bagian Tuhan. Selama kelaparan roh untuk selamatkan jiwa tidak meninggalkan diri kita dan kita terus melakukan bagian kita dalam doa serta tindakan, Tuhan pasti akan membuka jalan. Dengan cara-Nya yang ajaib, mujizat selamatkan jiwa yang kita nanti-nantikan pasti akan terjadi. (MV.L)

RENUNGAN
Mujizat yang kita harapkan MUNGKIN TAMPAK MUSTAHIL untuk terjadi dalam waktu dekat, tetapi BAGI ROH ALLAH TIDAK ADA YANG MUSTAHIL.

APLIKASI
1. Siapa sajakah yang sedang Anda doakan keselamatannya?
2. Mengapa Anda tidak boleh berputus asa mendoakan mereka?
3. Bagaimana Anda dapat semakin bergantung pada Tuhan untuk keselamatan orang-orang yang Anda kasihi?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, Engkaulah pemilik jiwa-jiwa. Kami mengetahui Engkau mengasihi mereka, lebih besar daripada kami mengasihi mereka. Dan Engkau lebih rindu untuk menyelamatkan mereka, merangkul mereka dalam dekap kasih-Mu. Kami percaya, Engkaulah Allah yang sanggup melembutkan hati yang paling keras sekalipun. Tak ada yang mustahil bagi-Mu, ya Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.