Mujizat Adalah Kepastian Bagi Yang Beriman

RHEMA HARI INI
Markus 11:23  “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.”

Pada tahun 1965-an terjadi lawatan Tuhan yang luar biasa di Soe, Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kebangunan rohani itu membangkitkan banyak tim pelayanan yang bergerak kebanyak daerah disekitarnya untuk memberitakan Injil. Waktu itu para penginjil yang bergerak kemana-mana harus menghadapi ganasnya alam. Salah sebuah tim yang melayani di daerah pedalaman terhambat oleh sungai yang besar, sungai Noemina. Lebar sungai itu 300 yard dan dalamnya sekitar 30 kaki, sebuah sungai besar di pulau Timor. Saat itu banjir, arusnya yang deras mampu menyeret pohon-pohon besar sampai ke laut. Tim penginjilan itu tertahan di tepi sungai. Bahkan, menyeberanginya dengan sampan yang kuat pun sangat beresiko. Tetapi, Roh Kudus berbicara kepada salah seorang anggota: ”Seberangilah sungai itu!” Ketika tim itu sedang mendiskusikan suara Tuhan tersebut, datanglah orang-orang Kristen lain. Karena mengetahui bahwa tim itu hendak menyeberangi sungai, orang-orang Kristen itu menegur: ”Kalian memang tulus seperti merpati, tetapi harus cerdik seperti ular. Nah, sekarang pakai pikiran kalian dan berdiamlah sampai banjir reda!” Tetapi, pemimpin tim itu menimpali: ”Tidak! Tuhan sudah menyuruh kami untuk menyeberang sekarang juga!” Meskipun demikian, ada beberapa anggota tim itu sendiri yang mulai ragu. Kemudian mereka berdoa, dan kembali mendapatkan peneguhan (title deed) dari Roh Kudus untuk menyeberangi sungai itu hanya dengan iman saja! Akhirnya, salah seorang anggota tim itu mulai melangkahkan kakinya ke sungai tersebut dengan maksud menyeberanginya. Banyak orang berteriak: ”Oh, bodoh sekali. Jangan! Kau akan mati!” Tetapi, mujizatlah yang terjadi! Pada langkah pertama, air sampai di lutut. Langkah kedua, masih sama. Ketiga, keempat, kelima, keenam, ketujuh, kedelapan, dan seterusnya, air sungai itu tak pernah lebih tinggi dari lututnya. Ketika ia berada ditengah-tengah sungai yang berkedalaman 30 kaki itu, air tetap tidak melebihi lututnya. Seluruh anggota tim segera mengikuti dan semuanya selamat sampai di seberang. Kejadian ajaib itu sungguh luar biasa. Saat itu, ada beberapa dukun (penyembah berhala) melihat kejadian tersebut. Mereka pun lantas ingin melakukan hal yang sama karena merasa memiliki kekuatan gaib. Tetapi, begitu mereka malangkahkan kaki ke air, semuanya tenggelam. Warga desa yang menyaksikan semua itu menjadi takjub kepada Yesus, Tuhan Semesta Alam!

Ketika seseorang menyatakan kebenaran Alkitab kepada banyak orang, saat itulah Allah bisa menyatakan penyertaannya kepada orang tersebut. Ini artinya mujizat diberikan dalam kondisi kita “Aktif menyatakan kebenaran Alkitab dan pasif dalam menyatakan mujizat”. Dalam kisah di atas, mujizat terjadi ketika tim penginjilan itu memiliki iman. Apabila anda adalah orang-orang beriman, maka yang namanya mujizat adalah kepastian. Kesembuhan adalah kepastian. Tuaian Keuangan adalah suatu kepastian. Terobosan, kemenangan, dan Keselamatan masuk dalam Kerajaan Surga adalah kepastian. Bagi orang-orang yang beriman, mujizat adalah sebuah kepastian. (ABU)

RENUNGAN
Bagi orang-orang yang beriman, MUJIZAT adalah sebuah KEPASTIAN!

APLIKASI
1. Apakah Anda benar-benar percaya bahwa mujizat benar-benar akan terjadi dalam hidup Anda, uji kembali hati Anda ?
2. Dan apa yang Anda lakukan agar mujizat itu benar-benar Anda alami ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa kami bersyukur karena kami memiliki Bapa yang menjadi kepastian dalam hidup kami. Kami yakin apapun yang terjadi pasti mujizat terjadi. Amin