Mujizat Bagi Yang Menyelamatkan Jiwa

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Markus 10:28-31

RHEMA HARI INI
Markus 10:29-30 Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya, orang itu sekarang pada masa ini juga akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.

Becky hanyalah seorang anak remaja yang baru saja menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Ia merasa hidupnya sungguh-sungguh sudah diubahkan, dan ia pun juga rindu Yulia, sahabatnya, mengalami apa yang ia alami. Becky ingin mengajak Yulia ke gereja, namun ia tahu bahwa keluarga Yulia bukanlah keluarga yang pro akan kekristenan. Jadi Becky pun memutuskan untuk diam-diam mengajak sahabatnya itu ke gereja. Dan hal itu sudah berlangsung berbulan-bulan lamanya.

Sampai pada suatu hari orang tua Yulia mengetahui bahwa Becky sudah sering mengajak Yulia ke gereja. Namun ternyata mereka tidak keberatan karena mereka melihat perubahan sikap yang sangat nyata pada diri anak mereka. Tidak berhenti sampai disitu saja, bahkan lambat laun kakak dan adik Yulia pun juga ikut ke gereja bersama dengan Yulia dan Becky. Hingga singkat cerita, bahkan seluruh keluarga Yulia, termasuk kedua orang tuanya yang dulunya tidak suka akan kekristenan, kini juga menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.

Siapa sangka bahwa diawali dengan seorang anak remaja yang mengajak temannya ke gereja, pada akhirnya tidak hanya menyelamatkan satu jiwa saja, namun juga mendapatkan mujizat berlipat kali ganda, yaitu keselamatan seluruh keluarga sahabatnya. Ya, ketika kita melangkah mau dipakai Tuhan untuk menyelamatkan jiwa, maka sesungguhnya mujizat berlipat kali ganda sudah menanti kita. Tidak hanya satu jiwa saja yang diselamatkan, melainkan berlipat kali ganda jiwa-jiwa juga turut terselamatkan. Percayalah bahwa sungguh-sungguh ini adalah saatnya masa penuaian besar itu terjadi. Marilah turut serta masuk dalam kegerakan ini dan berlomba-lomba untuk menyelamatkan jiwa bagi kemuliaan Tuhan.

RENUNGAN
Mujizat BERLIPAT KALI GANDA sudah MENANTI kita yang MENYELAMATKAN JIWA bagi Tuhan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda melangkah dalam kegerakan menyelamatkan jiwa?
2. Menurut Anda, mengapa kita harus menyelamatkan jiwa?
3. Tuliskanlah langkah-langkah komitmen Anda untuk menyelamatkan jiwa!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya bahwa ini adalah waktunya penuaian besar terjadi. Kami mau melangkah dalam kegerakan menyelamatkan jiwa ini karena kami tahu ada mujizat berlipat kali ganda menanti kami. Bahwa ketika kami mau dan berani melangkah untuk menyelamatkan jiwa satu saja, maka tidak hanya satu orang saja yang diselamatkan, tetapi seluruh isi rumahnya juga pasti diselamatkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.