Mujizat Banjir Jiwa-Jiwa

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 21:1-14

RHEMA HARI INI
Yohanes 21:11 Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.

Banyak sekali penglihatan yang dialami oleh pelayan Tuhan dan jemaat gereja kita bahwa mereka melihat terjadi banjir jiwa-jiwa, bahkan bukan hanya banjir tetapi tsunami lawatan jiwa-jiwa yang luar biasa banyaknya. Inilah yang akan Tuhan kerjakan di tengah-tengah kita. Inilah saatnya tuaian dan lawatan Tuhan terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Bukan karena kuat dan gagah kita, tetapi karena Tuhan sendiri yang berkarya secara ajaib di tengah-tengah kita.

Salah satu staff fulltimer gereja kita yang menangani gereja internet, dibuat Tuhan terheran-heran, takjub, kaget, bengong, namun sangat berbesar hati. Apa penyebabnya? Ya, tentu saja ia merasa takjub, sebab penambahan jumlah jemaat gereja internet Keluarga Allah biasanya hanya 6-7 orang setiap minggunya, tetapi dalam minggu lalu penambahan jumlah jemaat baru mencapai 58 orang! Banyak diantara mereka sebelumnya belum mengenal Tuhan atau belum mengenal gereja kita sama sekali, lalu mereka menemukan gereja kita melalui social media atau youtube, lalu mereka dijamah dan diberkati Tuhan. Ini sangat meneguhkan bahwa inilah saatnya banjir jiwa-jiwa Tuhan kerjakan secara luar biasa.

Itu sebabnya kita harus siap untuk menjadi bagian dalam kegerakan banjir jiwa-jiwa yang luar biasa ini. Pandanglah sekeliling dan lihatlah bahwa ladang sudah menguning dan siap untuk dituai. Inilah saatnya kita bisa dipakai Tuhan menjadi pahlawan-pahlawan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Apa yang kita lakukan untuk keselamatan jiwa-jiwa adalah jauh lebih berharga dari semua perjuangan kita yang lain di dunia ini. Sebab upah dan mahkota di sorga sudah menanti kita.

RENUNGAN
Tuhan mau mengerjakan MUJIZAT KESELAMATAN JIWA di tengah-tengah kita, sehingga terjadi BANJIR JIWA-JIWA.

APLIKASI
1. Gerakan selamatkan jiwa seperti apa yang sudah Anda lakukan?
2. Mengapa kita harus menyelamatkan jiwa?
3. Apakah komitmen yang akan Anda ambil supaya Anda bisa dipakai Tuhan dalam kegerakan banjir jiwa-jiwa ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, pakailah kami menjadi alat-Mu untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang. Kami rindu hidup kami berbuah banyak bagi Kerajaan-MU dan hati-MU disenangkan melalui apa yang kami lakukan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.