Mujizat Dalam Komitmen Persepuluhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Maleakhi 3:6-12

RHEMA HARI INI
Maleakhi 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Cukup lama Bapak Tito bergumul tentang persembahan persepuluhan. Kebutuhan keuangan keluarga membuatnya selalu berpikir: “Lha kalau ini saya berikan sebagai persepuluhan, habis sudah uangnya. Besok makan dari mana uangnya? Lebih baik saya tabung saja.” Namun, ternyata hidupnya malah bertambah berat. Semakin ia mengandalkan pemikirannya untuk mengatur hidupnya, justru ia semakin bingung dan kuatir. Lalu Tuhan menyadarkan Bapak Tito bahwa semuanya adalah milik Tuhan dan ada hanya karena anugerah-Nya. Ia pun belajar ambil komitmen mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan. Beberapa minggu berjalan, Bapak Tito tidak lagi merasakan beban karena ia mengandalkan Tuhan sepenuhnya. Ia sangat percaya bahwa Tuhan akan mencukupkan semua kebutuhannya, dan terbukti ia tidak pernah berkekurangan. Open heaven selalu tersedia baginya.

Hati Tuhan disenangkan jikalau umat-Nya mau mendukung pekerjaan Tuhan dan hamba-hamba-Nya. Tuhan mengharapkan kita bisa menunjukkan kasih dan pengabdian kita kepada-Nya dan pekerjaan-Nya dengan mendukung perluasan Kerajaan-Nya. Persembahan persepuluhan merupakan wujud pengakuan bahwa semuanya adalah milik Tuhan dan karena anugerah Tuhan. Pengakuan itu pun akan mendatangkan mujizat besar. Sama seperti persembahan lima roti dan dua ikan dari seorang anak yang dapat mencukupi kebutuhan makan lebih dari 5.000 orang dan sisanya melimpah sampai 12 keranjang.

Sejak semula Tuhan selalu ingin memberkati kita. Kita pun dipanggil untuk hidup dalam berkat Tuhan (1 Ptr. 3:9). Hal itu berarti bahwa kita diberkati supaya kita bisa menjadi berkat sampai seluruh kaum di muka bumi diberkati melalui kita. Mari kita mulai menaburkan benih profetik. Tidak peduli seberapa kecil penghasilan kita, dan tidak peduli seberapa besar penghasilan kita, kita harus berani mengambil komitmen untuk mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan. Pada saat kita berani menaburkan benih dengan iman, sesuai dengan petunjuk Tuhan, kita pun akan mengalami mujizat keuangan besar. Open Heaven terjadi, tingkap-tingkap langit terbuka dan hujan berkat tercurah.

RENUNGAN
MUJIZAT KEUANGAN BESAR dimulai dengan BERANI KOMIT dalam MENGEMBALIKAN PERSEPULUHAN kepada Tuhan.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mengambil komitmen untuk mengembalikan persepuluhan bagi Tuhan? Mengapa demikian?
2. Mengapa Tuhan meminta kita untuk mengembalikan persepuluhan kepada-Nya?
3. Bagaimana Anda akan menyingkirkan penghalang-penghalang bagi Anda untuk mengembalikan persepuluhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami kami bersyukur atas setiap berkat yang Engkau sudah berikan kepada kami. Mampukan kami untuk mengelolanya dengan baik dan mengembalikan semuanya kepada-Mu. Kiranya persembahan kami Tuhan kuduskan dan Tuhan pakai untuk kemuliaan nama-Mu. Lebih dari itu, kami mau serahkan kehidupan kami saat ini dan masa depan kami, karena kami percaya bahwa Engkau akan selalu memberkati kami dengan melimpah. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.