Mujizat Kesembuhan Besar

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 8:43-48

RHEMA HARI INI
Lukas 8:44 Ia maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya, dan seketika itu juga berhentilah pendarahannya.

Perempuan malang ini telah menderita pendarahan selama 12 tahun. Dapatkah Anda membayangkan rasa sakit yang telah dirasakan dan betapa lemahnya wanita ini? Jika Anda pernah mengalami pendarahan lebih dari beberapa menit, Anda tahu bahwa itu benar-benar menguras darah. Dia pasti sangat kelelahan setiap waktu. Tapi inilah bagian terburuknya, pada masa itu, jika Anda pendarahan, Anda dianggap najis. Oleh sebab itu, tidak ada seorangpun yang bahkan mau menyentuh wanita itu, dan diapun tidak diizinkan untuk menyentuh orang lain, itulah hukumnya. Maka selama 12 tahun, ia mengalami pendarahan tanpa pelukan, tidak ada tepukan di punggung, tidak ada usapan di rambut. Semua usahanya sia-sia, tidak ada satupun yang dapat menyembuhkannya.

Sampai perempuan ini berjumpa dengan Yesus. Dengan segenap kekuatannya, ia berusaha untuk menyentuh jubah Yesus yang sedang berjalan di tengah kerumunan orang banyak. Sebab ia percaya dalam hatinya, “Asal kujamah saja jubah-Nya, pasti aku sembuh.” Benar saja, ketika tangannya yang lemah itu menyentuh ujung jubah Yesus, seketika itu juga pendarahannya sembuh! 12 tahunnya yang tanpa harapan, tiba-tiba berubah seketika itu juga saat ia bertemu dengan Yesus, Sang Jehova Rapha.

Apakah keadaan perempuan ini menggambarkan keadaan Anda saat ini? Anda memiliki penyakit atau pergumulan berat yang sudah bertahun-tahun tidak ada titik terangnya? Anda sudah berjuang dengan berbagai cara tetapi kesembuhan dan pemulihan tidak juga Anda dapatkan? Sadarilah, bahwa satu-satunya solusi bagi sakit penyakit dan pergumulan Anda adalah Yesus. Ketika semua cara tidak bisa, Yesus pasti bisa. Yang perlu Anda lakukan hanyalah datang kepada-Nya dengan iman, maka IA akan memberikan kesembuhan serta pemulihan bagi hidup Anda. Sesungguhnya, itulah yang menjadi pekerjaan dan kesukaan-Nya, menyembuhkan serta memulihkan. Ikutilah seri baru kotbah bulan April yang berjudul “The Great Healing Miracle” atau “Mujizat Kesembuhan Besar.” Anda akan dibukakan tentang kuasa Tuhan Yesus yang sanggup menyembuhkan serta memulihkan hidup Anda. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Di dalam YESUS ada KESEMBUHAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda sedang bergumul dengan sakit penyakit yang sulit disembuhkan?
2. Apakah Anda percaya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit Anda?
3. Apa komitmen yang akan Anda buat supaya Anda bisa menerima mujizat kesembuhan dari Tuhan Yesus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas kuasa-MU yang tidak terbatas. Kami percaya di dalam Engkau ada kesembuhan yang ajaib untuk setiap sakit penyakit kami. Kami percaya asal kami jamah saja jubah-MU dengan iman, maka kami pasti disembuhkan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.