Muliakan Tuhan dengan Hartamu

BACAAN HARI INI
Matius 6:19-24

RHEMA HARI INI
Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Tahukah Anda bahwa pesaing takhta Tuhan yang paling berat dalam hati manusia adalah uang? Ya, kalau seseorang tidak cinta Tuhan maka ia akan cinta uang. Demikian juga kalau seseorang cinta Tuhan, pasti ia tidak cinta uang. Itu sebabnya ketika Tuhan mau memakai seseorang untuk menjadi saluran berkat-Nya yang luar biasa, dimana kelimpahan dari seberang laut dan kekayaan bangsa-bangsa datang atasnya, Tuhan ingin memastikan bahwa orang tersebut tidak cinta uang tetapi sungguh-sungguh cinta Tuhan.

Untuk menguji apakah seseorang cinta uang atau cinta Tuhan adalah bagaimana responnya terhadap firman Tuhan tentang keuangan. Sebab sesungguhnya semua uang dan harta yang ada pada kita 100% adalah dari Tuhan dan milik Tuhan. Maka, ketika firman Tuhan memerintahkan kita untuk melakukan sesuatu yang ada kaitannya dengan uang yang ada pada kita, kalau kita sungguh-sungguh cinta Tuhan, kita akan dengan mudah mentaati apa yang menjadi perintah Tuhan tersebut. Saat kita mentaati perintah Tuhan dalam hal keuangan, maka saat itulah kita memuliakan Tuhan dengan harta yang ada pada kita.

Ikutilah sesi ketiga dari seri kotbah “Arise and Shine!” atau “Bangkit Menjadi Teranglah!” yang berjudul “Glorify The Lord” atau “Muliakan Tuhan.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.impactchanel.tv Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda sehingga mereka juga bisa diberkati.

RENUNGAN
Hanya ketika hati kita CINTA TUHAN, maka harta kita akan MEMULIAKAN NAMA TUHAN.

APLIKASI
Selidiki, apakah kita cinta Tuhan atau cinta uang?
Adakah firman Tuhan tentang keuangan yang masih sulit untuk Anda lakukan? Mengapa?
Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa memuliakan Tuhan dengan hartamu?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mohon ampun kalau masih ada hal-hal yang tidak berkenan di hadapan-MU dalam hidup kami. Kami rindu mempersembahkan hidup yang penuh kekudusan dan berkenan di hadapan-MU. Berikan kami hati yang lebih lagi mengasihi Engkau, sehingga kami mentaati setiap ketetapan-MU tentang keuangan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”