Open Door Melalui Hubungan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 16:19-40

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 16:31-32 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” Lalu mereka memberitakan firman Tuhan kepadanya dan kepada semua orang yang ada di rumahnya.

Ibu Mary adalah seorang ibu yang sangat care terhadap suami dan anak-anaknya. Setiap pagi ketika suaminya dan anak-anaknya akan berangkat bekerja dan sekolah, Ibu Mary selalu memastikan apakah suami dan anak-anaknya sudah benar-benar siap untuk berangkat. “John, apakah kamu sudah memakai arlojimu? Apakah kamu sudah memasukkan handphonemu di tasmu? Kunci laci meja kantormu tidak ketinggalan kan?” Demikian pertanyaannya selalu kepada suaminya. “Annie, Grace, kalian sudah bawa bekal kalian? Jangan lupa bawa sapu tangan untuk mengelap keringat kalian! Hati-hati dengan rambutmu, Grace, jangan sampai masuk ke mangkuk supmu lagi.” Demikian celotehnya kepada anak-anaknya. Ini dilakukan oleh Ibu Mary setiap hari. Suaminya dan anak-anaknyapun menanggapinya dengan sukacita, sebab mereka tahu bahwa semuanya itu adalah tanda bahwa Ibu Mary sangat mengasihi mereka.

Kalau Anda mengasihi keluarga dan orang-orang di sekeliling Anda, maka pastikan arah hidup mereka menuju sorga. Apabila ada diantara mereka yang hidupnya jauh dari Tuhan atau menyimpang dari jalan Tuhan, ingatkan mereka dengan penuh kasih, karena Anda mengasihi mereka. Kalau ada diantara mereka yang belum menerima Tuhan Yesus, terus doakan mereka, lalu ciptakan kesempatan supaya Anda bisa membagikan kabar keselamatan kepada mereka, sehingga mereka sungguh-sungguh bisa diselamatkan.

Ketika kita melakukannya, maka hati kita akan diliputi dengan damai sejahtera karena kita sudah memastikan bahwa orang-orang di sekeliling kita sudah diselamatkan. Lakukanlah mulai hari ini dan Anda akan melihat open door yang dikerjakan Tuhan itu sungguh-sungguh nyata dalam hidup kita. Kita akan melihat hujan pertobatan dan tuaian jiwa-jiwa yang diselamatkan terjadi begitu dahsyat dalam hidup kita.

RENUNGAN
HUBUNGAN kita dengan orang-orang terdekatlah yang akan DIPAKAI TUHAN sebagai OPEN DOOR untuk menyelamatkan mereka.

APLIKASI
1. Adakah orang-orang terdekat Anda yang belum menerima keselamatan?
2. Apa yang sudah Anda lakukan untuk memperjuangkan keselamatan dari orang-orang terdekat Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya orang-orang terdekat Anda bisa menerima anugerah keselamatan?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, urapi kami dan berikan roh keberanian dalam hati kami supaya kami bangkit menjadi saksi-MU bagi orang-orang terdekat kami. Kami rindu mereka bisa menerima anugerah keselamatan di dalam Engkau. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.