Orang Hebat Dihasilkan Dari Keadaan Yang Sukar

RHEMA HARI INI
2 Korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Segala sesuatu yang ada di dunia ini harus kita perjuangkan jika kita mau meraihnya. Ada 3 jenis orang di dunia ini sesuai dengan cara mereka menanggapi keinginan dalam diri mereka. Yang pertama, seorang yang punya keinginan yang menyala-nyala untuk maju. Orang ini adalah jenis orang yang “terbakar” oleh keinginannya dan sedang mengambil langkah-langkah untuk maju. Kategori kedua, adalah seorang yang hanya memiliki keinginan untuk maju namun tidak ada perjuangan yang sungguh-sungguh untuk meraihnya, bisa jadi karena ia tidak tahu bagaimana cara untuk maju sehingga orang ini tidak banyak bergerak untuk meraih kemajuan. Kategori yang ketiga, adalah orang yang merasa tidak mungkin untuk berhasil. Orang yang termasuk dalam kategori terakhir ini, sudah tidak lagi berpikir untuk maju karena sudah terlalu banyak mengalami kegagalan. Karena sikap pesimisnya ini, ia meyakini bahwa kegagalan adalah bagian dari takdirnya dan tidak memiliki keinginan untuk mengubah keadaaannya. Orang yang ada dalam kategori ketiga sudah tidak bisa lagi meraih keberhasilan jika ia tidak mau berubah. Peluang untuk bisa hidup dalam kesuksesan adalah nihil. Sedangkan orang yang masuk dalam kelompok kedua, termasuk juga hanya memiliki peluang yang sangat sedikit untuk memperoleh keberhasilan karena tidak memaksimalkan potensinya. Hanya orang yang ada dalam kategori pertama, orang yang benar-benar menyala-nyala untuk menggenggam keberhasilan saja yang akan meraih kesuksesan.

Apa yang menjadi alasan utama kelompok kedua dan ketiga untuk tidak bergerak? Ketakutan terhadap ketidaknyamanan menjadi penyebabnya. Hambatan mental yang satu ini memacu seseorang untuk mengurungkan niatnya untuk bergerak menuju keberhasilan. Kemajuan dan kenyamanan pada awalnya tidak akan pernah bertemu. Saat kita mau maju, kita harus siap dengan ketidaknyamanan. Kalau kita mau nyaman, kita harus siap untuk tidak maju. Kita diperhadapkan pada dua pilihan dengan resiko dan hasil masing-masing. Sebagai anak-anak Tuhan yang diciptakan untuk lebih dari pemenang, hendaklah kita memilih untuk meraih kemajuan sekalipun ketidaknyamanan menjadi resiko kita. Kita harus melangkah keluar dari area nyaman dengan semangat yang menyala-nyala untuk meraih keberhasilan. Apapun masalah/tantangan yang membuat kita tidak nyaman, akan bisa kita lewati karena Tuhan yang memberikan kekuatan dan kemenangan bagi kita. Masihkah Anda takut untuk keluar dari zona nyaman? Mari kita ambil keputusan untuk melangkah dan bergerak maju bersama Tuhan untuk meraih kemenangan!!! (NJ)

RENUNGAN
Seringkali keadaan yang NYAMAN bisa membuat kita menjadi LEMAH. Sebaliknya, justru keadaan yang SANGAT SUKAR-lah yang akan menghasilkan orang-orang YANG HEBAT.

APLIKASI
1. Mari uji diri kita. Apa saja ketakutan yang membebani kita untuk melangkah maju meninggalkan zona nyaman kita ?
2. Apa yang akan Anda lakukan untuk mengatasi ketakutan Anda dalam melangkah maju ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang penuh kasih dan kuasa, berikanlah setiap kami iman yang tak terguncangkan, yang percaya penuh bahwa kuasa dari tempat maha tinggi senantiasa beserta dengan kami, sehingga ketakutan dan zona nyaman tak lagi melemahkan langkah kami untuk maju dan meraih kemenangan bersama Engkau. Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin!