Orang Muda Dengan Visi Yang Jelas

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 29:1-27

RHEMA HARI INI
Amsal 29:18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Grace Trey, seorang gadis muda berumur 18 tahun, lahir di keluarga Kristen yang taat. Ia mewarisi talenta menyanyi dan bermusik dari ayahnya, Johnny Trey, bintang rock terkenal, yang sekarang menjadi seorang pendeta. Grace dan ayahnya melayani bersama di gereja sebagai Worship Leader dan pemusik. Meskipun sering tampil bersama ayahnya, namun hubungan keduanya kurang harmonis. Sebagai seorang remaja, Grace masih mudah terpengaruh dengan hal-hal duniawi. Ia lebih nyaman dan menyukai lagu-lagu bernuansa pop daripada lagu-lagu rohani. Suatu hari Grace mendapat tawaran dari mantan manajer ayahnya yang mengetahui potensi dan bakat besar Grace untuk menjadi seorang superstar pop.

Ayahnya menentang keras keinginan Grace dan mereka terlibat pertengkaran hebat. Grace nekat pergi meninggalkan ayahnya demi meraih mimpinya. Saat akhirnya ia mulai terkenal, Grace menghadapi konflik batin berkaitan dengan iman, image dan karirnya. Ia merasakan ternyata di balik ketenaran ia mengalami kesepian, suatu pengalaman hidup tanpa Tuhan. Grace tersadar bahwa apa yang ia lakukan saat ini hanyalah impian semu yang membuatnya jauh dari iman yang dulu ia yakini. Tuhan pun terus mencari Grace dan mengirimkan orang-orang untuk mengingatkan Grace kembali lagi pada Tuhan. Di akhir cerita, Grace kembali pada ayahnya dan menjadi penyanyi lagu rohani yang menginspirasi kaum muda di kotanya.

Seperti cerita film Grace Unplugged di atas, anak-anak muda yang penuh semangat dan potensi, harus diimbangi dengan visi yang jelas. Jika tidak hati-hati, musuh akan mengalihkan visi anak-anak muda kita, mengalihkan dari tujuan hidup yang dari Tuhan. Akibatnya mereka akan kelelahan sendiri karena mengejar tujuan hidup yang tidak jelas. Berjuang dalam visi yang salah, pertarungan yang bukan karena rencana Tuhan tapi karena ego sendiri, akan melelahkan dan membuang waktu sia-sia. Ini saatnya Tuhan mau menjamah dan membangkitkan kembali visi kaum muda. Bagi anak-anak muda, mintalah dengan sungguh-sungguh visi dari Tuhan atas hidupmu. Agar masa mudamu benar-benar berarti dan hidupmu menjadi sumbu kebangunan rohani besar bagi para pahlawan-pahlawan muda kerajaan Allah.

RENUNGAN
Visi atau tujuan hidup yang TIDAK JELAS akan membuat kita KELELAHAN SENDIRI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mendapat visi yang jelas atas hidup Anda?
2. Jika belum apa yang seharusnya Anda lakukan?
3. Apa yang akan Anda persiapkan untuk bisa memenuhi visi dari Tuhan atas hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami sadar bahwa kami seringkali mendahulukan mimpi dan ambisi pribadi kami. Ampuni kami ya Tuhan. Bukalah mata kami dan perlihatkan dengan jelas Tuhan, apa visi hidup kami. Agar hidup kami terarah dan waktu yang ada pada kami bisa terfokus untuk menggenapi tujuan hidup kami. terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.