Orang Yang Bahagia

BACAAN HARI INI
Mazmur 1:1-6

RHEMA HARI INI
Mazmur 1:1-3 1 Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. 3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Ahli teologi William Barclay bercerita tentang pengalaman sepasukan tentara Inggris selama Perang Dunia I. Saat itu sedang ada gencatan senjata untuk waktu yang lama. Salah seorang diantara tentara Inggris itu adalah seorang ateis. Untuk mengisi waktu luang, ia pergi kepada seorang pendeta untuk meminjam buku. Namun, satu-satunya buku yang dimiliki pendeta itu adalah Alkitab. Awalnya, ia menolak membaca Alkitab, namun, karena sudah terlalu bosan, akhirnya ia pun meminjam Alkitab itu.

Tentara ini membaca Alkitab secara acak dan menemukan kisah tentang Ratu Ester. Kisah Ratu Ester ini membuatnya terpikat. Ia pun melanjutkan membaca keseluruhan Alkitab dengan bersemangat. Kadang-kadang, ada beberapa bagian yang tidak dapat ia mengerti. Ia kemudian menanyakannya pada pendeta pemilik Alkitab tersebut dan mereka pun sering terlibat dalam diskusi. Perlahan namun pasti, tentara ini sadar bahwa apa yang dibacanya bukan sekedar cerita sejarah belaka. Pada akhirnya, ia memutuskan untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat dan menemukan kebahagiaan sejati.

Konteks bahagia yang melekat pada konsep budaya di seluruh belahan dunia sangat identik dengan kecukupan materi, finansial, kenyamanan hidup, kesejahteraan jiwa, keluarga, dan lain sebagainya. Tidak heran, banyak orang mengejar hal-hal tersebut dalam hidup mereka. Namun, Firman Tuhan hari ini menyatakan sesuatu yang jarang sekali kita dengar. Seseorang disebut berbahagia karena kesukaannya merenungkan Firman Tuhan. Mengapa? Sederhana. Bahagia disini berbicara tentang kesejahteraan roh. Pernah mendengar kesejahteraan roh? Mungkin belum, ya?

Seseorang yang suka merenungkan Firman Tuhan akan menemukan ketenangan, kemantapan, dan keyakinan besar dalam spirit atau rohnya. Saat seseorang sudah memiliki roh yang mantap, maka kesejahteraan jiwa, kesuksesan finansial, dan lain sebagainya yang dicari orang-orang di seluruh dunia akan otomatis didapatkan. Luar biasa bukan? Kita akan berbahagia jika suka merenungkan Firman Tuhan siang dan malam. Nah, kebahagiaan seperti apa yang Anda cari? Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Mereka yang KESUKAANNYA FIRMAN TUHAN dan merenungkan siang dan malam akan disebut BERBAHAGIA.

APLIKASI
 Apa arti “bahagia” menurut Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Yesus, kami mau mengejar kebahagiaan sejati di dalam-Mu. Ajar kami untuk menyukai Firman-Mu dan merenungkannya siang dan malam. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yosua 16-18
Kisah Para Rasul 21:27-40