Pahlawan Yang Bekerja Di Ladang-Nya

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 20:1-16

RHEMA HARI INI
Matius 20:1 “Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.”

Saat ini negara kita sedang gencar membangun infrastruktur, berupa jalan tol, pelabuhan, bandara, jalan raya, bendungan untuk mendukung perekonomian dan distribusi barang dan jasa di daerah. Dalam proses pembangunan infrastruktur ada target waktu yang ditentukan. Para pekerja memeras tenaga dan pikiran untuk bisa mengejar deadline pengerjaan supaya bisa tepat waktu. Mulai dari merekrut pekerja dari daerah sekitar, merekrut tenaga ahli, memikirkan distribusi bahan bangunan, membuat rancangan anggaran, membuat desain, dan lain sebagainya. Pekerjaan besar dimulai dan peralatan berat berdatangan, para pekerja berduyun-duyun datang, kesibukan besar dimulai.

Saat membutuhkan pekerja, tidak semua orang merespon lowongan yang dibuka. Bagi yang merespon panggilan pekerjaan maka orang itu akan menerima upah dari hasil pekerjaannya. Bagi yang bersedia lembur juga pasti akan menerima upah yang lebih. Bagi pekerja yang memiliki loyalitas, pekerja keras, rajin, jujur pasti juga akan menerima hasil yang berbeda dari yang lain. Jika ada pekerja yang undur maka para mandor harus dengan gigih mencari pekerja pengganti supaya bisa memenuhi target pekerjaan.

Saat ini Tuhan juga mempunyai pekerjaan besar yang sudah dikejar deadline. Pekerjaan ini adalah pekerjaan yang sangat mulia, yaitu menyelamatkan jiwa. Tuhan sangat membutuhkan pahlawan-pahlawan yang militan. Pekerjaan besar Tuhan ini adalah masalah hidup di surga, bagi yang percaya dan merespon panggilan Tuhan. Pekerja-pekerja Tuhan ini nantinya akan ditempa menjadi pahlawan-pahlawan yang tangguh. Pahlawan yang tahan banting sesuai dengan panggilannya. Pahlawan-pahlawan Allah ini nantinya akan di didik dalam Sekolah Orientasi melayani, Encounter dan ESBC, jika ingin lebih spesifik bisa belajar di STT El Shaddai. Saat ini waktunya semakin menipis sedangkan tuaian sangat banyak dan pekerjanya sangat sedikit. Untuk menjadi pahlawan Allah, kita bisa selamatkan jiwa melalui pekerjaan atau profesi kita dengan menceritakan kebaikan Tuhan yang tidak pernah habis dalam hidup kita. Setiap kita memiliki latar belakang yang berbeda, melalui perbedaan inilah Tuhan memanggil kita supaya kita bisa menjadi pahlawan-pahlawanNya untuk selamatkan jiwa melalui talenta yang kita miliki.

RENUNGAN
Tuhan mau MELIBATKAN sebanyak mungkin PAHLAWAN untuk BEKERJA DI LADANG-NYA.

APLIKASI
1. Mengapakah Tuhan membutuhkan banyak pahlawan untuk bekerja di ladang-Nya?
2. Apa respon Anda terhadap kesempatan yang Tuhan berikan ini?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa dipakai Tuhan menjadi pahlawan di ladang-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau memberikan kesempatan kepada kami untuk bekerja di ladang-MU. Kami mau menghargai kesempatan ini dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membawa terang serta memberitakan kabar keselamatan kepada banyak orang untuk kemuliaan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.