Palingkan Wajahmu Kepada Tuhanmu

RHEMA HARI INI
I Samuel 30:7-8 “7 Lalu Daud memberi perintah kepada imam Abyatar bin Ahimelekh: “Bawalah efod itu kepadaku.” Maka Abyatar membawa efod itu kepada Daud.8 Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: “Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?” Dan Ia berfirman kepadanya: “Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan.”

Wilma Rudolph, lahir dari keluarga yang sangat miskin 23 Juni 1940, di-Tennesee, USA. Anak ke-20 dari 22 bersaudara. Ayahnya hanya seorang porter KA / kuli angkut barang dan ibunya hanya tukang masak dan cuci baju tetangga. Hidup mereka benar-benar miskin. Saat usia 4 tahun, ia menderita radang paru2 dan demam tinggi yang menyebabkan kakinya lumpuh karena polio. Orangtuanya tak mampu membeli obat karena waktu itu Amerika masih ada rasiaiisme yang membuat orang-orang kulit hitam mendapatkan perlakuan buruk dlm kesehatan dan pendidikan. Akhirnya, la harus menggunakan kruk/penyangga dan dokter menyatakan bahwa kakinya akan lumpuh selamanya. Tetapi ibunya terus berdoa pada TUHAN dan memberi keyakinan pada Wilma bahwa ia pasti normal kembali. Di-saat yang buruk, kakinya yang lumpuh semakin mengecil dan hanya terjuntai ke-bawah tak bereaksi apapun. Namun Wilma terus mengucapkan kata-kata iman dan berkata “Aku akan menjadi wanita tercepat di-dunia di-lintasan lari.” dan ia terus mencoba berdiri, walau sdh ribuan kali ia mencoba dan jatuh. Ia tak menyerah. Pada usia 9 tahun, ia nekat melanggar nasehat dokter dan membuang tongkatnya dan melakukan langkah pertama yang menurut dokter-dokter takkan pernah dapat dilakukannya. Selama 3 tahun ia terus mencoba melangkah, berjalan dan berlari. Pada usia 13 tahun ia mengikuti lomba lari pertama kalinya dan menjadi peserta satu-satunya yang berkaki tak sempurna. Ia kalah. Tapi Wilma terus melaju. Ia terus bertanding di-ratusan lomba dan mengalami ratusan kekalahan. Hingga suatu hari ia berhasil menang lomba lari dlm satu kejuaraan Provinsi yang membuatnya berhasil meraih beasiswa di-Tennesee State University dan mempertemukannya dengan seorang pelatih atletik bernama Ed Temple. Wilma berkata pada Ed “Saya ingin menjadi wanita tercepat di-lintasan atletik dunia.” Dibawah bimbingan Ed, Wilma terus berlatih siang malam, mengatasi berbagai rintangan, bertanding dalam ratusan lomba dan terus melaju hingga akhirnya Sejarah mencatat, pada Olimpiade tahun 1960, Wilma Glodean Rudolph, Seorang wanita kulit hitam pertama yang pernah menderita polio dan lumpuh, akhirnya menjadi juara Olimpiade dan memenangkan 3 medali emas di-lintasan lari 100 meter, 200 meter dan estafet 400 meter dan menjadi wanita tercepat di-dunia di-lintasan lari.

Dalam kisah di atas ketika Wilma Glodean Rudolph mengalami masalah dia memalingkan wajahnya dari masalah kepada Tuhan sehingga Tuhan yang berperkara dengan ajaib bagi dia sehingga dia mengalami kesuksesan. Dalam Alkitab, ketika rakyat hendak melempari Daud dengan batu, Daud malah menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan Allahnya atau dengan kata lain Daud memalingkan wajahnya dari masalahnya kepada Tuhannya. Apabila kita menghadapi masalah, sering mata kita tertuju pada masalah kita sehingga kita tidak melihat lagi ada Tuhan di samping kita yang siap untuk menolong kita. Lihatlah Tuhan Yesus yang berkuasa untuk mendengar doa, menjawab doa, dan melakukan berbagai macam mujizat. Inilah yang harus dipahami oleh umat Tuhan bahwa ditolong atau tidak ditolong sepenuhnya berada di dalam wewenang Tuhan. Ada mujizat atau tidak ada mujizat terjadi dalam hidup kita, kita tetap setia kepada Tuhan. Hidup miskin atau hidup kaya, kita tetap melayani Tuhan. Dalam keadaan sakit atau telah disembuhkan oleh Tuhan, kita tetap memuliakan Dia dan lain sebagainya. Tetaplah fokus kepada Tuhan. Mulai saat ini ambil Alkitab anda, baca berulang-ulang, renungkan siang dan malam, palingkan wajah anda dari masalah anda pada Alkitab, yaitu Firman Allah yang hidup itu. Maka anda akan mendapatkan Rhema yang baru dari Tuhan dan Rhema itu akan disertai dengan kuasa yang akan mendatangkan kemenangan dalam hidup anda. Oleh karena itu, palingkan wajahmu dari masalahmu kepada Tuhanmu. Dan lihatlah bagaimana Tuhan yang besar akan berperkara dengan ajaib bagi kita. Tuhan Yesus memberkati.(ABU)

RENUNGAN
Palingkan wajahmu dari MASALAHMU kepada TUHANMU! Dan lihatlah bagaimana TUHAN YANG BESAR akan berperkara dengan ajaib bagi kita!

APLIKASI
1. Teliti kehidupan anda, saat ini dimana fokus anda. Kepada Tuhan ataukah dunia ?
2. Apa komitmen anda ketika anda tahu Tuhan akan berperkara ajaib saat wajah anda berpaling kepada Tuhan bukan kepada masalah ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa ampuni kami karena sering kali kami hanya berfokus kepada masalah kami. Mulai saat ini kami berkomitmen untuk berpaling dari masalah kepada-Mu. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Bilangan Pasal 17-19
Kisah Para Rasul Pasal 7 ayat 23-43