Pegang Teguh Iman Kita!

BACAAN HARI INI
2 Timotius 4:1-8

RHEMA HARI INI
2 Timotius 4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

Di sebuah desa di India, ada satu keluarga yang baru menerima Kristus sebagai juru selamat mereka. Saat itu wilayah disana masih dikuasai oleh suku-suku dan berhala kepada dewa-dewa. Jelas kepala suku desa itu marah dan mengamuk pada keluarga yang memeluk agama baru ini. Tapi semakin ditekan dan diancam, iman keluarga itu terutama sang suami justru makin kuat. Hingga suatu hari seluruh penduduk desa dipanggil untuk rapat. Di hadapan semua orang, pria dan keluarganya itu diperintahkan untuk meninggalkan iman mereka pada Yesus. Namun tak satu pun dari mereka yang melakukannya. Jawaban pria itu sederhana, ”Saya telah memutuskan untuk mengikuti Yesus, tidak ada jalan kembali.”

Kepala suku memerintahkan untuk membunuh kedua anak pria tersebut. Sekali lagi, meski di tengah ketakutan besar, jawaban pria itu, ”Meskipun tidak ada yang bergabung dengan saya, saya akan tetap mengikuti Yesus, tidak akan kembali.” Mendengarnya, kepala suku memerintahkan istrinya juga dibunuh, namun pria itu tetap matanya tertuju pada Yesus. Dan akhirnya pria itupun dibunuh. Hal ini membuat kepala suku sangat terganggu, siapa Yesus Kristus ini yang telah membuat pria ini begitu berani dan rela menyerahkan nyawanya dan keluarganya? Kuasa apa yang dimiliki Allah baru ini? Kepala suku jatuh berlutut, begitu banyak kematian telah ia lihat dalam hidupnya, tapi ia tidak pernah melihat kematian seperti ini. Hanya ada 1 pilihan, ia dan seluruh warga desanya akan mengikut Yesus. Ini adalah kisah iman dibalik lagu Christ is enough for me.

Kita beruntung hidup di jaman ini, kita bisa bebas beribadah dan menyembah Tuhan tanpa ancaman. Jika jaman dahulu martir itu rela menderita atau mati daripada menyerah karena mempertahankan agama atau kepercayaannya, maka kita pun bisa menjadi martir Kristus di akhir jaman. Jangan pernah lepaskan iman, bahkan sampai akhir. Lebih baik mati sebagai orang yang masih memegang teguh iman daripada hidup tetapi melepaskan iman. Sekalipun belum sembuh, sekalipun mujizat belum tampak akan datang, sekalipun rasanya keadaan tambah sukar, tetaplah percaya. Jangan lepaskan, karena upah kesungguhan hati kita dalam memegang janji Tuhan akan segera datang. (PF)

RENUNGAN
LEBIH BAIK MATI sebagai orang yang masih MEMEGANG TEGUH IMAN daripada hidup tetapi melepaskan iman.

APLIKASI
1.    Apa pendapat Anda tentang seorang martir yang teguh sampai mati dalam mempertahankan imannya?
2.    Apa yang akan terjadi bila Anda hidup tetapi kehilangan iman Anda?
3.    Menurut Anda, apa yang dilakukan martir-martir Kristus di akhir jaman? Bersediakah Anda menjadi salah satunya?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, hati kami berkobar oleh keteguhan iman mereka yang rela menderita dan mati untuk-MU. Beri kami kekuatan, keberanian dan keteguhan hati untuk memegang teguh iman kami sampai akhir. Hingga saat kami pulang ke rumah Bapa, kami boleh berkata kami telah mengakhiri pertandingan yang baik, kami telah mencapai garis akhir dan kami telah memelihara iman. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.