Pemberian Yang Tidak Masuk Akal

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Korintus 2:1-16

RHEMA HARI INI
1 Korintus 2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Antony merupakan pekerja paruh waktu yang berpenghasilan pas-pasan. Ia bekerja sebagai pembuat adonan di sebuah toko roti di kotanya. Ia adalah sosok yang jujur, pekerja keras, dan beriman besar. Selain itu, ia juga dikenal baik hati. Setiap hari ia membagikan roti kepada tetangga-tetangganya. Salah satunya Nenek Martha, yang tinggal sebatang kara di sebelah rumahnya.

Suatu ketika, Antony tidak sengaja merusak oven majikannya. Ia pun dipecat tanpa diberi gaji. Padahal, minggu itu adalah waktunya untuk memberikan persembahan persepuluhan. Sebelum hari Minggu tiba, Antony mendapatkan kabar bahwa salah satu anak gerejanya di kota lain mengalami kebakaran. Ia pun memasukan semua hasil kerja kerasnya ke amplop persembahan dan hampir tidak memiliki sisa uang dalam tabungannya. Ia tidak menyesalinya sama sekali. Malah, hatinya diliputi sukacita karena masih bisa memberikan yang terbaik—bahkan tidak masuk akal bagi banyak orang—kepada Tuhan. Ketika pulang ke rumah, ia sangat terkejut, sebab rumahnya didatangi pemuda kaya raya. Pemuda itu sangat berterima kasih karena selama ini Antony telah berbaik hati kepada neneknya. Secara mendadak, Antony pun diberi modal usaha untuk membuka toko roti sendiri.

Memberi memang tidak selalu mudah, terkadang kita pun masih ragu untuk memberikan terbaik untuk Tuhan. Padahal, Tuhan tidak pernah membutuhkan persembahan dari kita. Tuhan bisa menggerakkan siapa saja untuk mendukung pekerjaan-Nya di bumi. Namun, bila Tuhan memberikan satu dorongan, bahkan yang kecil, dalam hati kita, itu berarti Dia memilih kita untuk menjadi bagian dalam pekerjaan besar-Nya. Tuhan pun tidak melihat besar kecilnya pemberian kita. Yang Dia cari adalah hati yang mau menabur dengan sukacita. Percayalah, ketika kita memberikan segenggam kepada Tuhan, Tuhan sendiri yang akan memastikan untuk memberikan segenggam kepada kita. Sungguh tak terbayangkan berkat segenggaman tangan-Nya. Itu berarti, tingkap-tingkap langit dibukakan dan mujizat keuangan besar dicurahkan atas hidup kita.

RENUNGAN
Jika kita bisa MEMBERI KEPADA TUHAN dengan tidak masuk akal, Tuhan pun juga akan MEMBERIKAN DENGAN TIDAK MASUK AKAL kepada kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda bisa memberi kepada Tuhan dengan tidak masuk akal?
2. Jika belum, kendala apa yang Anda rasakan untuk tidak bisa memberikan terbaik kepada Tuhan?
3. Komitmen apa yang Anda akan ambil untuk bisa terus memberikan terbaik kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Ya Tuhan yang Mahabaik, kami tahu dan sadar bahwa apa yang dari pada-Mu itu adalah yang terbaik untuk kami. Kami juga tahu bahwa apa yang Kau sediakan dan akan diberikan itu pasti tidak masuk akal bagi kami. Ajar kami untuk terus mengasihi-Mu Bapa, ajar kami untuk juga bisa memberikan yang terbaik kepada-Mu, Tuhan kepujianku. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.