Pemberitaan Injil Dengan Kasih

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Korintus 1:1-12

RHEMA HARI INI
2 Korintus 1:12 Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah.

Menginjili di daerah pedalaman tidak pernah menjadi perkara mudah. Bertahun-tahun Jim Yost dan istrinya memberitakan keselamatan kepada suku Sawi, tetapi tidak ada satu pun yang mau menerimanya. Namun Tuhan selalu memiliki rencana. Dengan bekerja di poliklinik, mereka dapat merawat orang-orang suku Sawi yang sakit. Kebanyakan dari mereka sakit borok yang parah di kaki, sampai-sampai tulang mereka terlihat. Jim dan istrinya mengobati dan mendoakan mereka dengan penuh kasih. Secara ajaib mereka pun sembuh hanya dalam waktu dua atau tiga hari.

Lalu suatu kali, seorang anak kecil terjatuh dari sampan dan tenggelam di sungai. Anak itu sudah tak bernafas lagi ketika ditemukan. Perutnya kembung karena penuh dengan air. Sementara orang-orang menangis dan berputus asa, Jim berdoa dan meminta belas kasihan Allah, agar nyawa anak itu dikembalikan. Mujizat pun terjadi. Anak itu kembali bernafas dan membuka matanya. Melihat keajaiban yang terjadi, seluruh isi kampung membuka hatinya dan mau menerima Injil. Akhirnya mereka percaya kepada Tuhan Yesus, dan bahkan mereka mau dibaptis.

Lihatlah sekeliling kita. Kita akan menemukan teman-teman, saudara, atau orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam hidup kita. Bukan suatu kebetulan kita bisa bertemu dan kenal dengan mereka. Mari kita membangun hubungan yang baik dan penuh kasih dengan mereka. Biarkan mereka melihat perubahan hidup kita sejak kita sungguh-sungguh hidup dalam Tuhan. Jadilah terang dan garam dunia di rumah kita. Jadilah berkat bagi mereka. Pedulilah kepada mereka. Ketika kita mengerjakan kasih dengan tulus dan konsisten, Roh Kudus akan bekerja menjamah hati mereka, sehingga akhirnya mereka menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat. Kita tidak usah memikirkan hasilnya, yang penting kita lakukan bagian kita, yaitu menjadi berkat bagi orang lain dan beritakan Injil. Selebihnya, serahkanlah kepada Roh Kudus yang akan membukakan pintu yang semula tertutup dan mengadakan mujizat selamatkan jiwa. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Lakukanlah pemberitaan Injil dengan KASIH YANG TULUS dan KONSISTEN.

APLIKASI
1. Apa yang sudah Anda lakukan selama ini untuk memberitakan Injil?
2. Mengapa Anda perlu memberitakan Injil degan kasih yang tulus dan konsisten?
3. Bagaimana Anda dapat memberitakan Injil degan kasih yang tulus dan konsisten?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa dalam nama Yesus, ajar kami utuk senantiasa melakukan pemberitaan Injil dengan kasih yang tulus dan konsisten. Kami rindu melihat revival-Mu terjadi di gereja, bahkan bangsa kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.