Pemulihan Bagi Yang Putus Asa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 11:25-30

RHEMA HARI INI
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Hal-hal apa yang seringkali membuat Anda kuatir dan putus asa? Ekonomi? Kesehatan? Keluarga? Atau masa depan? Anda dapat menemukan banyak alasan untuk merasa kuatir dan putus asa di dunia ini, tetapi Tuhan berjanji kepada siapapun yang mengalami letih lesu dan berbeban berat, asal mereka mau datang kepada-Nya, maka Ia akan memberikan kelegaan kepadanya.

Ingat, tidak ada jalan buntu di dalam Tuhan. Bahkan, tidak ada beban yang terlalu berat yang tidak bisa kita tanggung bersama Tuhan. Firman Tuhan di dalam Filipi 4:13 mengatakan, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Itu sebabnya kita tidak perlu terus-menerus berada di dalam kekuatiran dan keputusasaan. Di dalam Tuhan, keputusasaan Anda akan diubahkan menjadi kemenangan.

Bagaimana mengubahkan keputusasaan menjadi kemenangan? Ikutilah sesi ketiga seri kotbah bulan Juli “The Miracle of Inner Healing” atau “Mujizat Kesembuhan Batin” dengan tema: “From Despair to Dominion” atau “Dari Keputusasaan Kepada Berkuasa.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda yang membutuhkan mujizat kesembuhan batin sehingga mereka juga bisa diberkati.

RENUNGAN
Tuhan sanggup mengubahkan KEPUTUSASAAN menjadi KEMENANGAN.

APLIKASI
1. Hal-hal apakah yang seringkali membuat Anda merasa putus asa?
2. Mengapakah hal-hal tersebut membuat Anda putus asa?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa bangkit dari keputusasaan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyerahkan semua beban hidup kami di bawah kaki-MU. Kami percaya di dalam Engkau selalu ada pengharapan serta kekuatan yang baru. Kami bersyukur Engkaulah yang menjamin hidup kami dan menyediakan kemenangan bagi kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.