Pemulihan Terjadi Saat Kita Mengenali Luka Batin

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Timotius 1:3-18

RHEMA HARI INI
2 Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Richard memutuskan berhenti menjadi karyawan setelah lima tahun bekerja di sebuah perusahaan swasta. Kejenuhan dan keinginan untuk memperoleh penghasilan yang lebih tinggi membuat Richard membulatkan tekadnya. Ia pun mulai merintis usaha bersama temannya. Jatuh bangun mereka hadapi bersama. Namun, ketika usaha mereka mulai menunjukkan hasil, temannya tiba-tiba menghilang dan melarikan keuntungan usaha mereka. Sepeninggal temannya, Richard menerima tagihan-tagihan hutang yang harus segera dilunasi, jika tidak usahanya terancam ditutup. Richard begitu sedih, teman yang dipercaya selama ini membohonginya. Bukan itu saja, ternyata di luar perusahaan, temannya menceritakan keburukan-keburukan Richard.

Semenjak itu, Richard menjadi pribadi yang begitu tertutup, tidak mudah mempercayai orang lain, penuh prasangka, dan selalu berpikiran negatif. Hal itu pun berdampak pada kemunduran dalam usahanya. Hingga akhirnya, Richard dipertemukan dengan teman gereja yang memberitahu bahwa ia memiliki luka batin yang harus disembuhkan dan caranya adalah dengan mengampuni temannya tersebut. Awalnya berat bagi Richard, tetapi ia berusaha mengampuni dan dengan pertolongan Tuhan, ia bisa mengampuni temannya. Pikirannya pun mulai berubah, kehidupannya dipulihkan, dan usahanya pun dipulihkan semakin maju lagi.

Jiwa yang terluka akan membuat kita lebih mudah merasa takut, ragu, dan kuatir. Ketika kita menghadapi berbagai macam situasi dalam hidup kita, kita akan selalu berpikir dari sisi negatifnya saja. Bayangan-bayangan negatif dan pemikiran-pemikiran negatif akan mendominasi pikiran kita, sehingga kita semakin dicekam dengan ketakutan. Namun, ketahuilah bahwa Tuhan tidak pernah memberikan kepada kita roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi, kalau kita sering mengalami perasaan negatif, bisa jadi ada luka dalam jiwa kita yang tidak kita sadari dan kita perlu mengalami pemulihan. Ingatlah apa saja yang sudah membuat kita mengalami ketakutan, keraguan, dan kekuatiran dalam diri kita selama ini. Percayalah, Tuhan akan memberikan kesembuhan bagi jiwa kita dan mujzat kesembuhan batin pasti akan kita alami. (LEW)

RENUNGAN
KENALI LUKA BATIN yang menyebabkan KETAKUTAN, KERAGUAN, dan KEKUATIRAN dalam diri kita, maka TUHAN AKAN MEMULIHKANNYA.

APLIKASI
1. Hal-hal apa yang membuat Anda mengalami ketakutan, keraguan dan kekuatiran dalam diri Anda?
2. Jika Anda mengalami luka batin, sudahkah Anda mengenali apa yang menjadi penyebabnya? Ceritakan!
3. Apa yang akan Anda lakukan supaya Tuhan memulihkan luka batin yang Anda alami? Sebutkan tindakan nyata Anda!

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau mengingatkan kami untuk selalu hidup tanpa luka batin. Ajari kami untuk bisa terbebas dari luka batin kami dan mengampuni orang yang telah menyakiti kami, ya Tuhan, sehingga pemulihan terjadi dalam diri kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.