Pengetahuan Tanpa Disiplin Adalah Sia-Sia

Renungan Keluarga Allah
Sabtu, 22 Oktober 2016

BACAAN HARI INI

1 Korintus 9:24-27

RHEMA HARI INI

1 Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Saudara tentu tahu siapakah Rasul Paulus. Rasul Paulus adalah rasul yang dipilih oleh Tuhan Yesus sebagai instrumen pilihan untuk memproklamirkan nama-Nya kepada bangsa-bangsa bukan Israel beserta para rajanya, dan juga kepada bangsa Israel. Awalnya Rasul Paulus adalah seorang Farisi yang belajar di bawah pengawasan Gamaliel. Seorang Rabi dan pemimpin terkemuka di kalangan bangsa Israel. Pertemuan dengan Tuhan Yesus telah mengubahnya, dari seorang Farisi menjadi seorang rasul untuk Yesus Kristus.

Dalam pelayanannya, Rasul Paulus melakukan apa pun untuk bisa memenangkan sebanyak mungkin jiwa. Namun, tentu saja melayani Tuhan Yesus bukanlah seperti melayani manusia biasa di bumi. Mengapa demikian? Karena Firman Tuhan adalah seperti pedang bermata dua (Ibrani 4:12), yang memberikan pengaruh kepada orang yang diinjili dan kepada si penginjil itu sendiri. Jadi ketika Rasul Paulus memberitakan Injil, Injil itu sendiri akan memberlakukan hal yang sama kepada Rasul Paulus. Rasul Paulus tahu benar bahwa segala pengetahuan dan pewahyuan yang ia terima dari Roh Kudus adalah sia-sia baginya jika ia sendiri tidak berdisiplin untuk melakukannya. Oleh sebab itu Rasul Paulus melatih tubuhnya dan menguasai seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan ia sendiri ditolak.

Begitu banyak dari kita ingin mengubah orang lain. Kita sering kurang menyadari bahwa sebelum mengubah orang lain, kita harus bisa mengubah diri kita sendiri dulu. Dan ketika diri kita berubah menjadi karakter seperti Kristus, saat itulah Terang yang ada di dalam diri kita bercahaya. Mari kita mendisiplinkan diri kita untuk melakukan apa yang menjadi kewajiban kita sebagai seorang pengikut Kristus. Bukan saja supaya kita tidak ditolak, tetapi supaya kita menjadi seorang pemenang, bahkan lebih dari pemenang. Ingatlah bahwa ada mahkota yang menanti setiap pemenang.

RENUNGAN

Seperti IMAN TANPA PERBUATAN ADALAH MATI, begitu pula dengan PENGETAHUAN TANPA DISIPLIN ADALAH SIA-SIA.

APLIKASI

  1. Dalam bidang apakah Saudara dikaruniai pengetahuan oleh Tuhan?
  2. Pernahkah Saudara mempraktikkan pengetahuan tersebut?
  3. Bandingkan hasilnya saat Saudara mempraktikkan pengetahuan tersebut sekali dengan saat Saudara mempraktikkannya beberapa kali!
  4. Apakah ada perbedaan di lingkungan sekitar Saudara, ketika Saudara berhasil mempraktikkan pengetahuan Saudara secara terus-menerus?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, terima kasih atas segala hikmat dan pengertian yang Engkau berikan kepada kami. Bapa, mohon mampukan kami untuk mempraktikkan apa yang ada di dalam hati dan pikiran kami ke dalam tindakan nyata kami sehari-hari. Kami mau menjadi terang dan garam-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Ulangan 24-27