Penyembahan Yang Mengalir Dari Hati

BACAAN HARI INI
1 Samuel 16:1-13

RHEMA HARI INI
1 Samuel 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”

Saat itu, aku sedang memimpin pujian penyembahan di sebuah panti asuhan. Aku petik gitar dan menyanyi dengan penuh rasa percaya diri. Hadirat Tuhan mulai turun dan memenuhi ruangan tersebut. “Aaa…uuua …iiiiaaa…aauu,” tiba-tiba sebuah alunan nada yang tidak harmonis terdengar. Aku cari asal suara itu, dan disanalah dia. Seorang anak kecil yang berdiri di pojok ruangan, menyanyi dengan keras mengikuti alunan musik. Bicaranya gagu, ucapannya tidak jelas. Air mata membasahi wajah mungilnya.

“Di telinga-Ku, apa yang anak itu nyanyikan terdengar sangat merdu, jauh lebih merdu dari apa yang kalian semua nyanyikan,” tiba-tiba suara lembut itu mengetuk hati, menyebabkan air mata haru mulai membasahi pipiku. (Kesaksian Welyar Kauntu – komposer lagu ‘Walau Seribu Rebah’)

Penyembahan Anda tidak harus sempurna di mata manusia, karena bagi Tuhan, hati adalah segalanya. Anda mungkin tidak memiliki suara semerdu penyanyi-penyanyi terkenal, Anda mungkin bahkan tidak hafal lagu yang akan Anda nyanyikan, tetapi Anda dapat mulai menyembah-Nya. Mulailah menyembah saat hati Anda rindu akan kehadiran-Nya, dimanapun, kapanpun. Saat Anda menjaga hati untuk selalu memiliki kerinduan akan kehadiran Pribadi yang lembut itu, secara otomatis, mulut Anda akan menyenandungkan alunan melodi yang indah, indah di pendengaran Tuhan, bukan manusia. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN
Bukan penyembahan yang sempurna, tetapi PENYEMBAHAN YANG MENGALIR DARI HATI yang merindukan-Nya.

APLIKASI
• Menurut Anda, apa itu penyembahan yang sejati ?

DOA UNTUK HARI INI
Roh Kudus, kami tahu, saat kami merindukan-Mu, kami dapat menyembah-Mu. Jaga hati kami untuk selalu merindukan kehadiran-Mu, Tuhan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ulangan 14-16
Kisah Para Rasul 14