Perbedaan Bagi Umat Tuhan Yang Setia

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Amsal 15:1-11

RHEMA HARI INI
Amsal 15:3 Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Selama berpuluh tahun, keluarga Yudha dan Arya tinggal di rumah peninggalan orangtua mereka. Mereka masing-masing mengelola satu perusahaan berbeda yang diwarisi kepada mereka. Keluarga Yudha adalah orang-orang yang setia kepada Tuhan. Mereka aktif dalam pelayanan dan bahkan rajin menjangkau jiwa-jiwa. Sebaliknya, Keluarga Arya selalu mementingkan urusan dunia. Mereka jarang beribadah dan selalu menolak bila diajak persekutuan. Bila Yudha mengajak Arya melayani Tuhan, ia selalu menjawab bahwa kahidupan mereka tetap diberkati meski tanpa melayani. Hingga suatu ketika, krisis melanda banyak perusahaan. Tak terkecuali milik Yudha dan Arya. Ajaibnya, perusahaan Yudha tetap bisa beroperasi meski dengan keuntungan yang tipis. Sementara itu, perusahaan Arya bangkrut dan ia terkena stroke karena terlalu memikirkan usahanya. Anak-anaknya yang sedang kuliah terpaksa berhenti karena sudah tidak sanggup lagi membayar biaya kuliah. Sebaliknya, anak-anak Yudha tetap bisa melanjutkan pendidikan mereka.

Pernahkah terlintas di pikiran Anda bahwa hidup orang-orang yang tidak setia pada Tuhan lebih diberkati? Jika jawabannya iya, mulai sekarang buang jauh-jauh pikiran itu, karena Tuhan selalu membuat perbedaan bagi umat-Nya. Sekalipun saat ini sepertinya hidup kita biasa-biasa saja, pelayanan kita biasa-biasa aja, tetaplah percaya bahwa Tuhan senantiasa memperhatikan, mendengar, dan melihat apa yang dilakukan oleh anak-anak-Nya yang setia.

Oleh karena itu, buanglah keraguan untuk menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang. Ketika kita memperhatikan kepentingan Kerajaan-Nya, melayani-Nya dengan setia, dan memiliki dedikasi untuk selamatkan jiwa, maka Dia tidak akan tinggal diam. Cepat atau lambat, Tuhan akan menunjukkan perbedaan dalam hidup kita dan hidup kita akan menjadi sebuah kesaksian hidup bagi orang-orang di sekeliling kita. Mujizat selamatkan jiwa pun akan sungguh-sungguh terjadi, bukan hanya berhenti di angan kita saja.

RENUNGAN
Tuhan MEMPERHATIKAN, MELIHAT, dan MENDENGAR apa yang kita lakukan.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda merasa bahwa hidup Anda tetap biasa-biasanya saja padahal sudah setia melayani Tuhan?
2. Apakah Anda sudah setia mencari jiwa, tetapi belum ada hasilnya?
3. Apa komitmen Anda setelah mengetahui bahwa Tuhan pasti membuat perbedaan bagi umat-Nya?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih sudah mempercayai kami untuk melayani-Mu. Kami mohon, mampukan kami untuk tetap setia dalam melayani-Mu supaya kami boleh mengalami mujizat dalam menyelamatkan jiwa bagi hormat dan kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.