PERCAYA DIRI YANG MUNCUL DARI KEDEKATAN HUBUNGAN DENGAN TUHAN

BACAAN HARI INI

Mazmur 118:1-29

RHEMA HARI INI

Mazmur 118:6 TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Nama Yosua pertama kali muncul dalam kitab Keluaran (Kel 17:9). Yosua sebenarnya terlahir dengan nama Hosea dari suku Efraim. Nama Yosua diberikan oleh Musa, yang artinya Tuhan menyelamatkan. Yosua selalu mengiringi Musa kemanapun Musa pergi. Ketika Musa naik ke gunung Sinai, Yosua pun turut walau tidak sampai ke puncak. Yosua menunggu sementara Musa bertemu dan berbicara dengan Tuhan (Kel 24:13). Lalu Musa mendirikan Kemah Pertemuan, jauh diluar perkemahan, sebagai tempat bagi orang yang mencari Tuhan. Disanalah Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka. Yosua yang ikut serta menemani Musa, tidak meninggalkan kemah itu, meskipun Musa telah selesai bicara dengan Tuhan dan kembali ke perkemahan (Kel 33:11)
Semua ini menunjukkan betapa Yosua bukan saja selalu ingin dekat-dekat Musa, tapi juga ingin dekat dengan hadirat Tuhan. Yosua membangun hubungan doa yang sangat dekat dengan Tuhan, karena itu Tuhan sangat memperhitungkan doa Yosua. Kedekatan hubungan Yosua dengan Tuhan, membuat Yosua berani menaikkan doa yang luar biasa tidak masuk akal. Dengan percaya diri, Yosua berbicara pada Tuhan, meminta matahari berhenti di atas Gibeon, dan bulan berhenti di atas lembah Ayalon (Yosua 10:12). Matahari sungguh-sungguh tak bergerak di tengah langit dan baru tenggelam setelah sehari penuh, artinya matahari tidak terbenam selama 24 jam, sampai Yosua berhasil mengalahkan semua musuh-musuhnya. Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa Tuhan mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian.
Tuhan menyukai kepercayaan diri Yosua, dan mengabulkan permintaannya yang sangat mustahil. Sebab kepercayaan diri Yosua bukan berasal dari kesombongan akan kemampuan diri, melainkan muncul dari kedekatan hubungan dengan Tuhan. Percaya diri ilahi tidak sama dengan mengandalkan kekuatan sendiri dan sombong. Percaya diri ilahi yang sejati berasal dari Tuhan serta hubungan kita dengan Sang Pencipta. Jadi mulailah membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan, baik melalui saat teduh pribadi maupun dalam kehidupan kita sehari-hari. Saat kita dekat dengan Tuhan, bukan saja kita akan mengalami kesembuhan total, tapi kita pun akan beroleh percaya diri ilahi sejati yang membuat kita berani berharap dan berdoa untuk sesuatu yang luar biasa dan tak masuk akal terjadi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN

Percaya diri yang Tuhan SUKAI adalah percaya diri yang MUNCUL DARI KEDEKATAN HUBUNGAN kita dengan Tuhan.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menilai hubungan Anda dengan Tuhan saat ini?
2. Apa hal yang membuat hubungan Anda jauh dari Tuhan? Bagaimana Anda akan mengatasinya?
3. Bagaimana kedekatan hubungan Anda dengan Tuhan mempengaruhi rasa percaya diri Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami rindu untuk selalu dekat dengan-Mu. Bukan hanya dalam doa dan saat teduh kami, tapi juga dalam setiap detik kehidupan kami, kami mau senantiasa dekat dalam hadirat-Mu. Terimakasih Tuhan, kami percaya saat Engkau ada di pihak kami, kami tidak perlu takut akan apapun juga. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!