Percaya Kepada Tuhan Yang Kesetiaannya Teruji

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ulangan 7:6-9

RHEMA HARI INI
Ulangan 7:9 Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan,

Sebagai pengusaha muda yang sukses, Tio mempunyai banyak teman. Hampir kemanapun ia pergi, selalu ada yang kenal dan menyapanya. Satu kali bisnis Tio mengalami kerugian besar dan mengalami kebangkrutan. Semua aset milik Tio termasuk rumah dan beberapa mobil pribadi terpaksa ikut terjual. Hidup Tio begitu berubah dari yang biasa serba berkelimpahan menjadi serba kekurangan. Banyak teman-temannya yang kemudian menjauhi bahkan menghindari Tio setelah tahu ia bangkrut. Mereka yang dulunya sering dibantu atau masih berhutang pada Tio, seolah lupa dan tidak mau tahu keadaannya sekarang. Jangankan memberi perhatian, menyapa saja mereka enggan karena takut Tio menangih hutang atau meminta bantuan mereka.

Hal ini membuat Tio begitu kecewa. Dalam keadaan terpuruk, tidak ada teman yang mengerti dan menemani setulus hati. Tio merana dan kesepian. Saat itu Tio melihat Alkitab yang mulai tertutup debu diatas meja, diambil dan dibersihkannya lalu mulai dibacanya. Tio tiba-tiba merasakan kerinduan yang mendalam, sudah lama sekali rasanya ia jauh dari Tuhan. Kesuksesan rupanya membuatnya lupa dan meninggalkan Tuhan. Sejak hari itu Tio mulai membangun lagi keintiman dengan Tuhan, ia mulai lagi bersaat teduh dan membaca firman. Tio tak lagi merasa kesepian sebab ia tahu ada Tuhan yang setia selalu ada untuknya.

Teman yang setia dan bisa dipercaya adalah sesuatu yang sangat berharga, sebab rasa percaya atau trust itu sangat penting dalam sebuah hubungan. Sekalipun kita ada dalam sebuah lingkungan pertemanan, tapi jika kita tidak bisa mempercayai mereka, maka hal ini bisa membuat kita kesepian. Atau awalnya kita sungguh-sungguh mempercayai teman kita, tapi kemudian kita mulai menemukan bahwa mereka tidak seperti yang kita pikirkan. Kita menjadi kecewa dan hal inipun bisa membuat kita merasa kesepian. Ketika kita sulit untuk mempercayai teman atau keluarga di sekitar kita, ingatlah bahwa ada satu pribadi yang sangat bisa kita percaya. Kesetiaan-Nya sangat teruji, Dialah Tuhan Yesus. Tak pernah sedetikpun Dia meninggalkan kita, Dia sangat tahu apa yang sedang kita alami dan rasakan. Bila kita menyadari ada Tuhan yang selalu setia menemani maka kita tidak pernah akan merasa kesepian. Karena Dia melebihi semua yang dapat kita harapkan. (PF)

RENUNGAN
Saat kita SULIT MEMPERCAYAI orang-orang di sekitar kita, sadari bahwa kita dapat mempercayai Tuhan yang KESETIAAN-NYA SANGAT TERUJI.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah merasa begitu kesepian walaupun Anda memiliki banyak teman?
2. Apa yang membuat Anda merasa kesepian diantara banyak teman?
3. Mulailah mendekat pada Tuhan, bangun keintiman dan apa yang Anda rasakan sesudahnya?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus kami merasa sangat berharga karena Engkau begitu peduli dan mengasihi kami. Dalam keadaan apapun kami selalu dapat mengandalkan dan mempercayai-Mu. Terima kasih Tuhan untuk kasih setia-Mu. Kami pun mau setia kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.