Perlunya Pencatatan Keuangan

Renungan Keluarga Allah
Kamis, 16 Februari 2017

BACAAN HARI INI

Amsal 27:23-27

RHEMA HARI INI

Amsal 27:23-24 Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan hewanmu. Karena harta benda tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap turun-temurun?

Seorang pria menemui pendeta untuk konseling. Ia minta pendeta tersebut mendoakannya agar terbebas dari “belalang pelahap” yang selama ini menggerogoti keuangan keluarganya. Selama ini ia merasa tokonya banyak pengunjung, tetapi tiap akhir bulan selalu kesulitan keuangan. Pendeta tersebut berdoa dalam hati dan mendapatkan hikmat dari Tuhan untuk menanyakan kepada pria tersebut bagaimana caranya mencatat keuangan tokonya. Dari hasil tanya jawab, diketahui bahwa seluruh penjualan dari toko dicatat. Namun, apabila anaknya pulang sekolah maka uang untuk becak yang dinaiki anaknya diambilkan dari uang hasil penjualan, tetapi tidak dicatat. Begitu pula ketika istrinya meminta uang untuk kebutuhan keluarga dam pengeluaran-pengeluaran lainnya. Hal itu membuatnya merasa kebingungan kemana larinya uangnya tiap akhir bulan. Akhirnya pendeta tersebut memberikan penjelasan cara sederhana mencatat keuangan yang baik. Beberapa bulan kemudian pria tersebut mulai terbebas dari kesulitan keuangan karena melakukan pencatatan keuangan.

Pencatatan keuangan seringkali dianggap tidak penting oleh beberapa orang. Ada orang yang berprinsip: biarkan hidup seperti air yang mengalir, tidak perlu mencatat pengelolaan keuangan, nanti berkat juga akan datang. Akan tetapi, kalau kita tidak membuat pencatatan yang baik dalam keuangan kita, maka kita akan bingung ketika uang kita habis begitu saja dalam waktu yang cepat. Ada empat informasi keuangan yang harus selalu kita update dalam Manajeman Keuangan Tuhan: Jumlah Total Harta yang kita miliki, Jumlah Total Hutang yang harus kita bayar, Penghasilan Bulanan dan Pengeluaran Bulanan. Kalau kita mau menjadi hamba yang bertanggung jawab, maka kita harus bisa memberikan empat informasi keuangan yang penting ini kepada Tuhan dari waktu ke waktu secara akurat. Inilah hamba yang bertanggung jawab. Inilah hamba yang komit mengikuti Manajemen keuangan Tuhan. Dan Inilah hamba yang bisa dipercaya dalam berkat yang lebih besar lagi. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (ABU)

RENUNGAN

Kesediaan kita membuat PENCATATAN KEUANGAN YANG BAIK dapat membuat Tuhan MEMPERCAYAKAN BERKAT YANG LEBIH BESAR lagi

APLIKASI

  1. Coba Anda renungkan, bagaimana Anda mencatat keuangan anda?
  2. Mengapa kita perlu membuat catatan keuangan yang baik dan benar? Apa hubungannya dengan berkat Tuhan?
  3. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mulai membuat catatan keuangan Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa,bimbing kami agar kami bisa melakukan pencatatan keuangan yang baik. Ajari kami untuk lebih bertanggungjawab dalam keuangan kami, sehingga kami siap menerima kepercayaan yang lebih besar lagi dari pada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Mikha 1-7