Permintaan Maaf Dan Pengampunan Yang Tulus

Renungan Keluarga Allah
Rabu, 20 Juli 2016

BACAAN HARI INI

Mazmur 37:1-40

RHEMA HARI INI

Mazmur 37:37 Perhatikanlah orang yang tulus dan lihatlah kepada orang yang jujur, sebab pada orang yang suka damai akan ada masa depan;

Dalam biografinya, Living History (2003), Hillary Rodham Clinton yang waktu itu menjadi Ibu Negara Amerika Serikat, menuliskan kesehariannya setelah tahu Bill Clinton, suaminya sekaligus Presiden Amerika Serikat, selingkuh dengan Monica Lewinsky. “Hari-hari kami lalui dengan diam. Tak saling bicara beberapa bulan. Sebagai seorang istri, aku ingin menjerat leher Bill. Tapi ia juga presidenku yang berhasil memimpin Amerika Serikat dan dunia. Secara moral, suamiku memang salah karena berdusta pada rakyat AS dan keluarga kami. Memang selingkuhnya sama dengan mengkhianati keluarga kami, tapi tidak berarti mengkhianati bangsa AS.” Hillary dan Bill justru bicara terbuka pada Chelsea, anak tunggal mereka. Mereka tetap “bersatu” di depan anak, juga di mata rakyat sambil menimbang mau dibawa ke mana perkawinan yang telah dijalani. Diakhiri atau dipertahankan. Hasil akhirnya kita semua sudah tahu, mereka tetap mempertahankan pernikahannya dan Hillary menjadi contoh sosok yang bisa mengampuni. Hillary Clinton menuai berkat dari keputusan “pahit” yang diambilnya, dalam karier politiknya dia dipromosikan dengan dipercaya partai politiknya untuk maju sebagai calon Presiden Amerika, walau akhirnya kalah, tetapi sempat menjadi Menteri Luar Negeri AS. Belum selesai, saat ini ia dipercaya lagi untuk maju sebagai calon Presiden Amerika.

Memang sangat menyakitkan bila Anda dikhianati oleh orang yang paling dekat dengan Anda, suami Anda. Anda akan depresi, emosi, bahkan tak sedikit yang justru mengumbar aib suami ke mana-mana atau membalasnya dengan melakukan selingkuh. Melampiaskan dendam tak akan pernah menyelesaikan masalah, justru membuat masalah akan semakin runyam dan semakin banyak pihak akan kena getahnya. Memang kalau bicara masalah perasaan dan harga diri orang bisa membela dan mempertahankannya berjam-jam. Tak ada seorang pun di dunia kecuali orang gila yang tak merasa sakit bila harga dirinya di injak-injak. Hari ini kalau Anda merasa terlalu sakit untuk mengampuni, ingatlah apa yang dikatakan Yesus.

Tuhan Yesus tak hanya sekadar mengajari kita untuk mengampuni tetapi Dia juga melakukan itu dalam tindakan nyata. Murid-murid Yesus yang lain seperti Stefanus atau Saulus pun melakukan hal yang sama seperti Kristus. Mintalah pertolongan dan kekuatan Roh Kudus untuk bisa mengampuni dengan tulus. Memberikan pengampunan yang sejati memang harus kita berikan kepada orang yang bersalah kepada kita. Hari ini maukah Anda meneladani Kristus dengan melepas pengampunan? Pada orang yang suka damai akan ada masa depan. Amin.

RENUNGAN

Pemulihan keluarga terjadi ketika permintaan maaf dan pengampunan kita LAKUKAN DENGAN TULUS, tanpa ada maksud membenarkan diri sendiri.

APLIKASI

  1. Sudahkah Anda melepaskan pengampunan dengan tulus?
  2. Ujilah, masihkah ada akar sakit hati dalam diri Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa ajarkan kami untuk berani melangkah minta maaf dan melepaskan pengampunan dengan tulus sampai ke akar-akarnya agar pemulihan benar-benar terjadi dalam keluarga kami. Dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kolose
Filemon